Advertorial Sumatera Barat

Bank Nagari Cabang Tapan Buka Program KMK-SIMAMAK bagi UMKM

Bank Nagari Cabang Tapan Buka Program KMKSIMAMAK bagi UMKM Foto: Indra Yen

Covesia.com - Bank Nagari Cabang Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) tawarkan solusi permodalan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di tengah-tengah ancaman pandemi Covid-19, malalui program KMK-SIMAMAK. 

Pimpinan Cabang Bank Nagari Tapan, Helviandrika mengatakan, program penyaluran Kredit Modal Kerja Solusi Mengatasi Masalah Keuangan (KMK-SIMAMAK) digagas guna membantu dan memberikan solusi bagi pelaku UMKM, ditengah ancaman pandemi Covid-19. 

Seperti diketahui, dampak pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, termasuk Provinsi Sumbar dan Kabupaten Pesisir Selatan, sangat berpengaruh dan menguras sandi-sandi perekenomian masyarakat. 

Sehingga akibat dampak itu, khusus bagi pelaku usaha kecil menengah, mengalami kesulitan untuk kembali bangkit dalam mengembangkan usahanya. 

"Karena sandi-sandi perekonomian masyarakat cenderung melemah. Tentu, sangat berpengaruh bagi pelaku UMKM dengan modal usaha yang tidak terlalu besar," sebutnya kepada Covesia.com, Jumat (20/11/2020). 

Melalui program KMK-SIMAMAK, pelaku usaha bisa mengajukan kredit peminjaman modal usaha ke Bank Nagari, dengan maksimal pinjaman sebesar Rp3 juta, untuk jangka waktu pinjaman selama satu tahun. 

"Tinggi maksimal pinjaman Rp3 juta dengan jangka waktu pinjaman 1 tahun, dan besar bunganya hanya 2 persen," ucapnya. 

Kemudian, untuk syarat pengajuan pinjaman pelaku usaha harus memenuhi beberapa syarat utama seperti, memiliki surat keterangan usaha dari pemerintahan nagari, KTP dan Kartu Keluarga (KK) tempatnya membuka usaha. 

"Yang paling penting, tidak berhubungan dan berurusan atau bermasalah dengan bank lain," ujarnya. 

Lanjutnya, sejauh ini program KMK-SIMAMAK masih dalam tahap sosialisasi, dan sosialisasi dilakukan melalui kerjasama dengan pemerintah Kecamatan dan pemerintah Nagari. 

"Sekrang kita masih melakukan sosialisasi di nagari-nagari. Insyaallah, secepatnya program ini terealisasi secepatnya. Sehingga, pelaku usaha kecil dan masyarakat kita bisa terbantu, dan kita juga berharap suntikan dana modal ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," pungkasnya.

(idy)

Berita Terkait

Baca Juga