Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di RSD Wisma Atlet Mencapai 23.142 Orang

Jumlah Pasien Covid19 Sembuh di RSD Wisma Atlet Mencapai 23142 Orang Ilustrasi (Antara)

Covesia.com - Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, mencatat jumlah pasien COVID-19 yang sembuh sampai 15 November 2020 mencapai sebanyak 23.142 orang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu, mengatakan jumlah pasien sembuh merupakan akumulasi dari pencatatan sejak 23 Maret 2020.

"Sejak 23 Maret-15 November 2020, pasien terdaftar sebanyak 25.139 orang, pasien sembuh 23.142 orang. Pasien terdata dari Menara 6-7," kata Aris Mudian.

Pasien yang harus dirujuk ke RS lain sebanyak 445 orang dan pasien meninggal delapan orang.

Data terbaru, jumlah pasien yang dirawat inap di Menara 6-7 RSD Wisma Atlet yang terkonfirmasi positif COVID-19 saat ini sebanyak 1.544 orang, terdiri atas 748 pria dan 796 wanita.

Untuk Menara 4-5 yang baru dioperasikan pada pertengahan September 2020, jumlah pasien terdaftar hingga 15 November 2020 mencapai 13.884 orang, pasien sembuh 13.645 orang, dan pasien dirujuk RS lain sebanyak dua orang.

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai RS Darurat COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 23 Maret 2020 yang memiliki total kapasitas untuk menampung 12 ribu orang.

Tak hanya di RSD Wisma Atlet, Aris juga menyampaikan data terbaru pasien sembuh COVID-19 yang dirawat di RS Khusus Infeksi di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

RSKI Pulau Galang mencatat pasien rawat inap sebanyak 333 orang (184 pria dan 149 perempuan), terdiri atas 312 pasien terkonfirmasi positif COVID-19, sementara pasien saspek nihil.

Rekapitulasi mulai 12 April-15 November 2020, pasien terdaftar sebanyak 4.849 orang, 2.272 pasien sembuh, dan 2.225 pasien saspek selesai menjalani perawatan.

Ada 19 pasien yang memerlukan rujukan ke RS lain, sementara pasien yang meninggal duniaRSKI Pulau Galang yang dibangun sejak 9 Maret 2020 untuk menampung lonjakan jumlah pasien COVID-19 di Indonesia, telah diresmikan operasionalnya pada 6 April 2020.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga