Fakta Dibalik 135 Kg Ganja di Limapuluh Kota: Jaringan Antar Provinsi dan 65 Kg Sudah Beredar

Fakta Dibalik 135 Kg Ganja di Limapuluh Kota Jaringan Antar Provinsi dan 65 Kg Sudah Beredar Rilis penangkapan narkotika jenis Ganja di kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (29/10/2020)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota berhasil mengamankan 135 kilogram ganja kering beserta dua pelaku, Rabu( 28/10/2020) dini hari. Pengungkapan ganja ini dibantu oleh Polres Payakumbuh dan Polda Sumbar. 

Setelah melakukan relis, Kamis (29/10/2020), polisi terus melakukan pengembangan dan menemukan fakta baru dari dua pelaku yang berhasil diamankan. 

"Ada beberapa fakta baru dari keterangan pelaku," sebut Dirnarkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melalui Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso, Jumat (30/10/2020). 

Disebutkan Trisno Eko, fakta baru yang didapati dari pelaku, ganja kering sebanyak 135 kilogram yang diamankan ini akan dikirim ke Lampung. Pelaku juga sudah menyiapkan dua orang kurir untuk membawa ke Lampung.

"Pelaku ini jaringan antar provinsi. Barang yang disita ini akan dikirim ke Lampung. Pelaku juga sudah menyiapkan dua orang kurir untuk ke Lampung. Dua kurir ini berinisial E dan Y. Sekarang sudah kami masukkan mereka berdua ke dalam daftar pencarian orang (DPO)," Kata Trisno.

Ganja kering 135 kilogram yang disita ini, sebelumnya didatangkam dari Aceh sebanyak 200 kilogram seminggu yang lalu. Kemudian, 65 kilogram sudah diedarkan di sekitar wilayah Payakumbuh dan Limapuluh Kota. 

"Minggu lalu, ganja ini datang dari Aceh sebanyak 200 kilogram. Kemudian 65 kilogram sudah diedarkan. Barulah sisanya akan dikirim ke Aceh," katanya.

Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota menangkap dua orang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis Shabu-Shabu di Jopang Manganti, Kecamatan Mungka, Rabu (28/10/2020). Dalam pengembangan, ternyata dirumah seorang pelaku d Nagari Taeh Bukik, ditemukan 135 kilogram ganja kering. 

(agg) 

Berita Terkait

Baca Juga