1.687 Pelaku UMKM Kota Pariaman Sudah Terima BPUM

1687 Pelaku UMKM Kota Pariaman Sudah Terima BPUM Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit. (Peri Musliadi/covesia).

Covesia.com - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), mencatat realisasi penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) telah mencapai 1.687 orang dari 6.800 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang diusulkan pemerintah setempat.

"Data tersebut sekitar dua minggu yang lalu kami terima," sebut Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit, Rabu (28/10/2020).

Lanjut Gusniyetti, meskipun realisasi penerima BPUM di Kota Pariaman sudah 1.687 pelaku UMKM, namun menurut informasi yang diperolehnya dari pihak BNI bahwa akan ada sekitar tiga ribu pelaku usaha lainnya di daerah itu mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat tersebut.

"Namun informasinya secara resmi belum diberikan oleh BNI," ujarnya.

Gusniyetti berharap, hendaknya pelaku UMKM di Kota Pariaman banyak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat tersebut karena dana itu digunakan untuk modal usaha yang dijalankan terlebih terdampak pandemi Covid-19.

Dikatakan Gusniyetti, untuk mendapatkan bantuan tersebut pelaku UMKM tidak sedang mendapatkan kredit usaha rakyat dari bank yang diperiksa melalui BI 'checkingnya' atau pengecekan riwayat kredit yang sebelumnya dikelola di dalam Sistem Informasi Debitur (SID) oleh Bank Indonesia.

"Jadi ada BI 'chekingnya'. Kalau menurut pemerintah pusat pelaku UMKM mendapat BPUM namun ketika sedang mendapatkan KUR maka pelaku usaha ini tidak mendapatkan bantuan ini," jelasnya.

Gusniyetti menyebutkan, BPUM tersebut pelaku usaha mendapatkan bantuan modal usaha Rp2,4 juta dari pemerintah pusat.

(pri)

Berita Terkait

Baca Juga