Pemkot Pariaman Sudah Usulkan 6.800 Pelaku UMKM Peroleh BPUM

Pemkot Pariaman Sudah Usulkan 6800 Pelaku UMKM Peroleh BPUM Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit.

Covesia.com - Hingga sekarang Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), sudah mengusulkan sekitar 6.800 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di daerah itu untuk memperoleh bantuan produktif usaha mikro (BPUM) kepada pemerintah pusat. 

"Itu usulan kesemuanya, mulai dari tahap 1 dan 2 hingga sekarang," sebut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit, kepada covesia.com pada Rabu (14/10/2020).

Lanjut Gusniyetti, bagi masyarakat yang menerima bantuan tersebut, pemerintah pusat menyalurkannya dananya melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Untuk tahap satu BRI Cabang Pariaman, mendapatkan kuota 2.000 pelaku UMKM di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Sedangkan Kota Pariaman mengusulkan 6.400 pelaku UMKM," katanya.

Gusniyetti mengatakan, untuk bantuan tahap dua pihaknya mengusulkan 400 pelaku UMKM. Jadi total hingga sekarang sudah 6.800 pelaku UMKM yang diusulkan. 

"Tahap tiga kami menyiapkannya. Masing pelaku UMKM mendapatkan bantuan itu sebanyak Rp2.400.000 juta," ucapnya. 

Dikatakan Gusniyetti, untuk realisasi pelaku UMKM Kota Pariaman, yang sudah menerima bantuan BPUM itu, pihaknya belum mendapatkan datanya dari BRI. 

"Yang jelas, dari semua yang kami usulkan belum semuannya yang terealisasi," ujarnya.

Namun harapan Gusniyetti, hendaknya semua  pelaku UMKM Kota Pariaman yang diusulkan pihaknya mendapatkan bantuan itu semuanya, agar pelaku UMKM yang usahanya terdampak pandemi Covid-19 bisa memulai usahanya kembali.

Sebelumnya, sebanyak 127.361 pelaku usaha berskala mikro di Sumbar, mendapatkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) yang merupakan upaya pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

(pri)

Berita Terkait

Baca Juga