Update Covid-19 Hari Ini, 319 Warga Sumbar Terinfeksi, Kota Padang Tertinggi

Update Covid19 Hari Ini 319 Warga Sumbar Terinfeksi Kota Padang Tertinggi Ilustrasi (dok.covesia.com )

Covesia.com - Berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh penanggungjawab Laboratorium Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, bahwa dari 3.148 spesimen yang diperiksa (3.020 laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan 128 dari laboratorium veteriner Baso Agam) didapat  hasil sementara  319  orang terkonfirmasi positif dan sementara sembuh 105 orang. 

Hasil Positif tersebut berasal dari berbagai daerah di Sumbar. " Kabupaten 50 Kota 1 orang, Kota Sawahlunto 1 orang, Kabupaten Solok Selatan 6 orang, Kota Padang 213 orang, Kota Payokumbuah 1 orang, Kabupaten Agam 19 orang," ungkap Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal, Minggu (11/10/2020). 

Kemudian dari Kota Bukittinggi 9 orang, Kota Padang Panjang 7 orang, Kabupaten Dharmasraya 29 orang, Kabupaten Sijunjuang 6 orang, Kota Pariaman 3 orang, Kota Solok 9 orang, Kabupaten Tanah Datar 3 orang, Kabupaten Kepulauan Mentawai 4 orang, Kabupaten Padang Pariaman 8 orang. 

Lebih lanjut kata Jasman hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke 31 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 11 Oktober 2020 sampai tanggal 17 Oktober 2020, ditetapkan zona daerah. 

Zona merah atau resiko tinggi ada 3 kota yakni Kota Padang, Kota Sawahlunto, dan Kota Pariaman. 

"Zona kuning atau resiko rendah ada 2 daerah yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten 50 kota. Sedang 14 daerah lainnya termasuk zina oranye dengan resiko sedang,"tambahnya. 

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-31 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.  

"Untuk keterangan lebih rinci dan jika ada perkembangan dan data lebih lanjut setelah pelacakan dengan rumah sakit pengirim sampel spesimen, nanti sore kami akan perbaiki dan umumkan di situs resmi pemprov Sumbar, yaitu di https://www.sumbarprov.go," tutupnya. 

(lia/adi)

Berita Terkait

Baca Juga