Bupati Tanah Datar Meninggal, Gubernur: Kita Betul-betul Kehilangan Sosok yang Baik

Bupati Tanah Datar Meninggal Gubernur Kita Betulbetul Kehilangan Sosok yang Baik Irdinansyah Tarmizi

Covesia.com - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi pada usia 63 tahun di RSUP M. Djamil, pukul 19.55 WIB, Sabtu.

"Atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya Irwan Prayitno menyatakan duka yang mendalam atas wafatnya salah seorang putra terbaik Sumatera Barat dari Tanah Datar, sahabat dan saudara kita Bapak H. Irdinansyah Tarmizi Bupati Tanah Datar," ucap Irwan Prayitno di Padang, Minggu.

Ia menyebut Irdinasyah sosok yang santun dan pekerja keras. Selama kepemimpinannya banyak kemajuan, prestasi dan inovasi yang diraih Kabupaten Tanah Datar.

"Kita betul- betul merasa kehilangan sosok yang baik ini dan kita doakan semoga Allah memberikan tempat yang terbaik disisi-Nya," ujarnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit juga menyampaikan turut berduka cita mendalam atas meninggalnya Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi.

"Kami ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kita, sahabat kita Irdinansyah Tarmizi Bupati Tanah Datar, semoga beliau meninggal dalam keadaan husnul khotimah, diterima semua amal ibadahnya, dihapuskan semua dosanya dan dimasukan ke dalam sorga jannahtun naim. Keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," katanya.

Irdinansyah Tarmizi meninggal karena sakit kanker usus yang telah cukup lama diidap. Almarhum sebelumnya sudah dioperasi atas penyakit itu, namun belum pulih seutuhnya.

Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Batusangkar untuk disemayamkan hari ini. Almarhum meninggalkan istri dan empat anak.

Politisi Golkar itu pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Tanah Datar, menggantikan Wakil Bupati sebelumnya Hendri Arnis yang terpilih jadi Wali Kota Padang Panjang.

Ia kemudian terpilih menjadi Bupati Tanah Datar periode 2015-2020.

Pada pilkada serentak 2020 almarhum tidak ikut bersaing dengan alasan kesehatan.

(ant/lif)

Berita Terkait

Baca Juga