Jika Tidak Ada Tiga Nama Ini, Sandiaga Uno Paling Berpotensi Jadi Capres di 2024

Jika Tidak Ada Tiga Nama Ini Sandiaga Uno Paling Berpotensi Jadi Capres di 2024 Foto: Suara.com

Covesia.com - Nama Sandiaga Uno menjadi yang paling dianggap potensial untuk maju sebagai calon presiden dalam simulasi 12 nama calon berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia.

Sandiaga bertengger di urutan pertama dengan 25 persen, apabila nama Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo tidak dimasukkan. Di bawah Sandiaga ada Ridwan Kamil 15,3 persen; Agus Harimurti Yudhoyono 12,0 persen; Erick Tohir 7,9 persen; dan Airlangga Hartarto 7,3 persen.

"Ini dua belas nama, nama-nama yang kita anggap potensial maju sebagai wapres. Jadi nama Anies kita take out, nama Pak Prabowo, nama Ganjar kita take out. Sandi paling tinggi," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi secara daring, Minggu (9/1/2022).

Sementara dalam hasil survei top of mind pilihan wakil presiden, Sandiaga menempati urutan kedua dengan 8,7 persen. Urutan pertama aa Anies Baswedan 9,4 persen.

"Mas Anies top of mind," ujar Burhanuddin yang dilansir dari Suara.com.

Sementara urutan ketiga sampai keenam masing-masing ditempati oleh Ganjar Pranowo 8,4 persen; AHY 4,6 persen, Ridwan Kamil 4,5 persen, dan Prabowo 3,5 persen.

Urutan seperti di atas juga ditemukan dalam hasil survei dengan simulasi 30 nama semi terbuka.

Anies Baswedan 14,7 persen; Sandiaga 12,4 persen; Ganjar Pranowo 10,4 persen; Ridwan Kamil 7,3 persen, AHY 7,0 persen; dan Prabowo 5,3 persen.

"Nah ini 30 nama polanya juga tidak berubah," kata Burhanuddin.

Adapun survei dilakukan secara nasional mulai 6-11 Desember 2021. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Total sampel 2020 responden, dengan jumlah sampel basis sebanyak 1.220 orang yang tersebar proporsional di 34 provinsi serta dilakukan penambahan sebanyak 800 responden di Jawa Timur.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh Provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

(Suara.com)

Berita Terkait

Baca Juga