Ingatkan Janji Kapolda, AJI Padang Sesalkan Tindakan Pengancaman kepada Jurnalis di Pessel

Ingatkan Janji Kapolda AJI Padang Sesalkan Tindakan Pengancaman kepada Jurnalis di Pessel Logo Aliansi Jurnalis Independen

Covesia.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang turut menyoroti kasus pengancaman terhadap jurnalis di Pesisir Selatan. Bahkan, AJI terus memantau dan sudah menugaskan anggotanya di Pesisir Selatan guna mengikuti setiap proses hukum yang berjalan pada kasus ini. 

"Kita sangat menyayangkan adanya warga yang melakukan pengancaman terhadap jurnalis yang membuat berita. Ini merupakan bentuk upaya penghalang-halangan tugas jurnalistik," ungkap Ketua AJI Padang, Aidil Ikhlas saat dihubungi Covesia.com, Selasa (4/1/20222). 

Dia melanjutkan, masyarakat ataupun pihak yang merasa dirugikan dengan pemberitaan, seharusnya bisa menggunakan mekanisme hak jawab ataupun hak koreksi kepada media yang bersangkutan.

"Bukan dengan mengancam, ataupun aksi kekerasan. Kita juga mendorong pihak kepolisian untuk cepat mengusut kasus ini dan menerapkan UU Pers dan Undang-Undang yang berlaku," imbuhnya. 

Aidil mengatakan, jika ini tidak menjadi perhatian pihak kepolisian dikhawatirkan bisa memicu tindakan serupa akan meluas. Jurnalis pun akan terus merasa terancam, dan mereka akan kesulitan untuk menjalankan tugas jurnalistiknya.

"Seharusnya polisi perlu menindaklanjuti kasus ini, apalagi baru saja pada akhir tahun 2021 saat Catatan Akhir Tahun Polda Sumbar, Kapolda sudah berjanji untuk memberi perhatian khusus pada keselamatan dan kasus-kasus yang dihadapi jurnalis," terangnya. 

Kemudian, kata Aidil, AJI tetap akan hadir dalam kasus-kasus yang melanggar kebebasan pers, tentu saja dengan berbagai kajian dan SOP advokasi yang dimiliki. 

"Kita juga mengimbau, agar jurnalis tetap setia pada kode etik jurnalistik," pungkasnya. 

(ila/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga