Pejabat Meninggal Dilantik Jadi Sorotan Fraksi Gerindra, Ini Komentar BKD Sumbar

Pejabat Meninggal Dilantik Jadi Sorotan Fraksi Gerindra Ini Komentar BKD Sumbar Anggota DPRD Fraksi Gerindra Sumbar

Covesia.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melantik sebanyak 414 pejabat fungsional pada Jumat (31/12/2021). Namun dari yang dilantik ada nama pejabat yang telah meninggal. Hal tersebut mendapat perhatian berbagai pihak, salah satunya fraksi Gerindra Sumbar. Melalui ketua fraksi Gerindra Sumbar, Hidayat mengatakan itu sebuah ketidaktelitian dari Pemprov. 

"Terkait tata Kelola pemerintahan yang baik dan bersih, masih ditemukan adanya pejabat yang dilantik berstatus sudah meninggal dunia," ungkap Hidayat, di Padang, Senin (3/1/2022).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar Ahmad Zakri mengatakan Pengusulan nama pejabat untuk dilantik itu dilakukan pada Juni dan Juli 2021.

"Dari pengusulan tersebut rekomendasi dari Kemendagri baru keluar pada Jumat sore (31/12/2021). Jadi nama yang meninggal ada di rekomendasi tersebut dan itu bukan SK. Sementara pejabat tersebut meninggal bulan November," ungkapnya saat ditemui di ruangannya, Senin (3/1/2022).

Dia menilai bahwa keabsahan seseorang menjabat itu sesudah dilantik. Jika yang bersangkutan tidak hadir dipelantikan berarti tidak sah jabatannya. "Bagaimana melantik orang yang meninggal," ujarnya. 

Zakri mengakatakan, nama yang bersangkutan memang ada direkomendasi, tapi tidak disebutkan saat pelantikan dan tidak ada SK-nya.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga