Terjadi Dua Kali Tsunami dan 10.570 Kali Gempa Tektonik di Indonesia Selama 2021

Terjadi Dua Kali Tsunami dan 10570 Kali Gempa Tektonik di Indonesia Selama 2021 Ilustrasi, Pixabay

Covesia.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membeberkan bahwa selama 2021 telah terjadi dua tsunami dan sekitar 10.570 kali gempa tektonik di Indonesia.

Dua fakta ini merupakan bagian dari serangkaian informasi faktual terkait gempa dan tsunami selama 2021 yang disampaikan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono pada pekan ini.

Berikut adalah beberapa fakta gempa 2021 dari BMKG yang dinukil dari Suara.com:

1. Jumlah gempa naik drastis

Daryono mengatakan bahwa jumlah gempa pada 2021 adalah sekitar 10.570 kejadian. Jumlah ini naik signifikan dari kejadian gempa pada 2020 lalu yang hanya berjumlah sektiar 8.264 kali.

2. Dua tsunami

Dari jumlah peristiwa gempa itu, ada dua gempa yang memicu tsunami. Pertama adalah gempa 6,1 di Maluku Tengah pada 8 September 2021. Gempa itu menyebabkan tsunami setinggi 50 cm di Tehoru.

Kedua adalah gempa Laut Flores bermagnitudo 7,4 14 Desember 2021. Gempa ini memicu tsunami setinggi 7 cm di beberapa pantai utara Flores. Pada 2020, tak ada gempa yang memicu tsunami.

3. Gempa signifikan tetap

BMKG juga menunjukkan bahwa selama 2021 terjadi sebanyak 244 gempa dengan magnitudo di atas 5, atau yang digolongkan sebagai gempa signifika. Jumlah ini sama persis dengan pada 2020.

4. Gempa yang dirasakan masyarakat naik

Gempa dengan guncangan dirasakan oleh masyarakat selama tahun 2021 terjadi sebanyak 764 kali. Jumlah gempa dirasakan ini juga mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan yang terjadi pada tahun 2020 sebanyak 754 kali.

5. Gempa merusak naik dua kali lipat

Selama tahun 2021 terjadi telah terjadi 23 kali peristiwa gempa bumi merusak, sementara tahun sebelumnya 2020 terjadi gempa bumi merusak sebanyak 11 kali. Sehingga peristiwa gempa merusak mengalami peningkatan cukup signifikan pada tahun 2021.

6. Sering terjadi pada Desember

Selama tahun 2021 gempa bumi paling banyak terjadi pada bulan Desember mencapai 1.348 kali, sedangkan gempa paling sedikit terjadi pada bulan Februari 534 kali.

Demikianlah 6 fakta gempa di Indonesia 2021. Mari berharap untuk 2022 yang lebih sejahtera dan aman dari bencana!

(Suara.com)

Berita Terkait

Baca Juga