Dampak Banjir di Tapan Pessel, Akses Jalan Lintas ke Bengkulu ''Terputus''

Dampak Banjir di Tapan Pessel Akses Jalan Lintas ke Bengkulu Terputus Banjir yang menggenangi ruas jalan lintas Tapan-Bengkulu, tepatnya di Kecamatan BAB Tapan, Pessel. Sumber: Istimewa

Covesia.com - Dampak banjir yang melanda wilayah Tapan, tepatnya di Kecamatan Basa Ampek Balai (BAB) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), menyebabkan akses jalan lintas Tapan-Bengkulu terhalang dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. 

Banjir di Kecamatan Basa Ampek Balai (BAB) Tapan, tidak hanya merendam permukiman dan rumah warga, tetapi juga menutupi akses jalan lintas ke provinsi Bengkulu. 

Roki Yanto salah seorang warga Tapan menyebutkan, banjir menggenangi rumah masyarakat terjadi sekitar pukul 06.00 WIB pagi hingga sore ini, dan ketinggian air lebih kurang mencapai 1 meter. Diketahui, Ada 2 Nagari terendam banjir di BAB Tapan, diantaranya Nagari Tapan dan Nagari Koto Anau. 

"Tidak hanya rumah warga yang terendam banjir. Air juga menggenangi ruas jalan lintas Tapan-Bengkulu," ungkapnya kepada Covesia.com, Jumat (17/12/2021). 

Kini tambahnya, akses jalan tidak bisa dilalui oleh pengendara karena tingginya genangan air cukup tinggi disertai arus yang cukup deras. 

"Tadi ada 2 orang pengendara motor yang nekat untuk melintasi jalan. Akibatnya, 2 unit motor tersebut terseret arus banjir," ujarnya. 

Terpisah, Sekretaris Nagari Tapan, Susi membenarkan, bahwa akses jalan putus dan tidak bisa dilalui, dan banjir sampai sore ini belum juga surut. Bahkan, debit air mulai naik. 

"Memang askes jalan kini tertutup. Untuk informasi lebih lanjut, belum bisa disampaikan karena sekarang masih sibuk menyelamatkan prabotan rumah karena banjir," singkatnya. 

Sebelumnya diberitakan Covesia.com, akibat diguyur hujan deras sejak Kamis (16/12/2021) malam hingga Jumat (17/12/2021) siang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) dilanda banjir besar. Diketahui, kecamatan Silaut dan Ranhul Tapan, BAB Tapan menjadi yang terparah direndam banjir. 

Kepala BPBD Pessel, Doni Gusrizal melalui Kasi Kedaruratan, Budi menyampaikan, akibat diguyur hujan deras yang tak kunjung reda sejak malam tadi sampai sekarang di wilayah Pessel, mengakibatkan hampir seluruh kecamatan merata dilanda banjir. 

Namun katanya, banjir terparah terjadi di Kecamatan Silaut, BAB Tapan dan Ranhul Tapan. 

"Hujan masih deras dan belum juga berhenti sampai siang ini. Rata-rata, dari 15 kecamatan yang ada di Pessel terjadi banjir. Cuman terparah itu di wilayah Silaut dan Tapan. Kini kita sedang dijalan menuju lokasi untuk mengevakuasi warga," ungkapnya kepada Covesia.com Jumat (17/12/2021) melalui telepon seluler. 

(idy/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga