PELNI Operasikan Seluruh Kapal Penumpang Untuk Angkutan Nataru 2021/2022

PELNI Operasikan Seluruh Kapal Penumpang Untuk Angkutan Nataru 20212022 Sumber: pelni.co.id

Covesia.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero, siap mengoperasikan seluruh kapal penumpang yang dimiliki untuk melayani angkutan saat momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Perusahaan plat merah ini memastikan kesiapan operasional kapal demi kelancaran angkutan.

Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT PELNI O.M Sodikin mengatakan, untuk memenuhi tingginya permintaan pada ruas-ruas tertentu selama periode angkutan Nataru 2021/2022, PELNI akan melakukan rerouting (perubahan rute) untuk dua kapal penumpang, yakni KM Tidar dan KM Kelud. 

"KM Tidar akan melakukan melakukan penambahan rute menuju Ambon dan untuk KM Kelud akan menambah frekuensi pelayaran dengan ruas Batam-Belawan," jelas Sodikin, mengutip laman pelni.co.id, Selasa (14/12/2021). 

Selama masa angkutan Nataru dimulai, KM Tidar akan melayani rute Makassar - BauBau - Namlea - Ambon - Tual - Dobo - Kaimana - FakFak - Sorong - Manokwari - Nabire - Manikwari - Sorong - Ambon - FakFak - Kaimana - Dobo - Tual - Ambon - Namlea - BauBau - Makassar. 

Sementara KM Kelud akan melayani rute (A) : Tanjung Priok - Batam - Tanjung Balai Karimun - Belawan - Tanjung Balai Karimun - Batam - Tanjung Priok dan rute (B) : Tanjung Priok - Kijang - Batam - Belawan - Batam - Belawan - Batam - Kijang - Tanjung Priok. 

Dalam melayani penumpang di masa Nataru 2021/2022, PENLI akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai dengan SE Satgas Covid No. 24 Tahun 2021 dan SE Menhub No.95 Tahun 2021. 

Dalam aturan tersebut, kata Sodikin, calon penumpang wajib menyertakan hasil negatif tes PCR dengan masa pengambilan sampel dalam kurun waktu 3 x 24 jam atau hasil negatif rapid tes antigen dengan masa pengambilan sampel dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan. 

"Seluruh calon penumpang kapal PELNI wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan. Melalui aplikasi tersebut, petugas akan memeriksa hasil tes PCR/Rapid Test Antigen serta status vaksinasi Covid-19 ketika pelaksanaan cek in," terang Sodikin. 

Sesuai ketentuan, PELNI akan menjual tiket sebanyak 50% dari kapasitas kapal. Pembelian tiket dapat diperoleh melalui website pelni.co.id, PELNI Mobile Apps, agen penjualan tiket dan 45 kantor cabang PT PELNI yang tersebar di seluruh Indonesia dengan metode pembayaran secara non tunai (cashless). 

Selain itu, lanut Sodikin, guna menjaga ketertiban, keamanan pelayaran dan kenyamanan penumpang kapal PELNI selama periode angkutan nataru, pihaknya mengimbau seluruh calon penumpang agar membawa barang bawaan sesuai dengan aturan yang berlaku. 

"Penumpang diperkenankan membawa barang bawaan dengan berat maksimum 40 kg dengan dimensi maksimum sebesar 70 x 40 x 35 cm," jelasnya. (ril) 

Berita Terkait

Baca Juga