APOA V.2, Permudah Deteksi Orang Asing di Masa Pandemi

APOA V2 Permudah Deteksi Orang Asing di Masa Pandemi Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian Kemenkumham Sumbar, Ezardy Syamsu

Covesia.com - Aplikasi Pelaporan Orang Asing Versi.2 (APOA V.2) permudah pihak imigrasi melakukan pendeteksian keberadaan orang asing di wilayah kerja di masa pandemi Covid-19. Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian Kemenkumham Sumbar, Ezardy Syamsu, menyampaikan, di masa pandemi ini kunjungan orang asing ke Sumbar dibatasi berdasarkan peraturan kemenkum HAM nomor 34.

"Kunjungan dibatasi untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19. Ada 19 negara yang masih bisa melakukan kunjungan ke Sumbar namun melalui aplikasi ini bisa mendeteksi pergerakan orang asing," ungkapnya, Jumat (26/11/2021) dalam rapat Timpora tingkat Kota Bukittinggi.

Kepala bidang inteligen dan penindakan keimigtasian, Kemenkumham Sumbar, Hendriartono, menambahkan, aplikasi pemantauan orang asing ini lebih mudah diakses untuk mengetahui berapa orang asing yang ada di wilayah imigrasi.

"Aplikasi ini diupayakan mendeteksi jejak orang asing. Nantinya bisa bekerjasama dengan pihak hotel, biro perjalanan, maupun bantuan masyarakat," ujarnya.

Ia mengungkapkan koordinasi tingkat desa maupun kecamatan akan lebih memudahan jika ada keberadaan orang asing.

"Jadi melalui rapat tim pora bisa dilakukan sharing informasi dan ilmu tentang penggunaan aplikasi ini untuk mengetahui keberadaan orang asing," tambahnya.

Sementara itu, kepala imigrasi kelas II Non TPI Agam, Qris Pratama, menuturkan melalui rapat tim pengawasan orang asing (Tim Pora) tingkat kota Bukittinggi tahun 2021 bisa memberikan informasi mengenai aplikasi pengawasan orang asing.

"Pengawasan orang asing ini tanggung jawab bersama dan aplikasi ini bisa berbagi informasi terkait keberadaan orang asing di wilayah kerja imigrasi terutama penanganan permasalahan orang asing yang akan habis masa izin tinggal," tuturnya.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga