Puluhan Massa Kecam Kemenag, Minta Tak Intervensi Muktamar NU ke-34

Puluhan Massa Kecam Kemenag Minta Tak Intervensi Muktamar NU ke34 Puluhan Mahasiswa yang terdiri dari Ikatan Mahasiswa Nahdlatul Ulama menggelar aksi unjuk rasa dengan mendatangi Istana Wakil Presiden di Jakarta, Senin (22/11/2021).

Covesia.com - Puluhan Mahasiswa yang terdiri dari Ikatan Mahasiswa Nahdlatul Ulama menggelar aksi unjuk rasa dengan mendatangi Istana Wakil Presiden di Jakarta, Senin (22/11/2021).

Aksi tersebut digelar untuk mengecam Kementerian Agama (Kemenag) yang melakukan intervensi dalam Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 yang akan diselenggarakan di Lampung

Massa aksi meminta agar Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin, yang diketahui menjabat sebagai Ketua Majelis Tahkim pada Muktamar NU ke-34 ini turun tangan untuk menyelesaikan intervensi Kemenag dalam kontestasi pemilihan Ketum PBNU. 

Dalam tuntutannya, massa menganggap campur tangan Kementerian Agama dalam rencana pelaksanaan Muktamar NU ke-34 sudah tidak lagi mencerminkan netralitas sebuah lembaga negara. 

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang sekaligus juga adik dari calon kuat Ketua Umum PBNU berikutnya, KH. Yahya Cholil Staquf dianggap telah melakukan praktif "Abuse of Power" di Kementerian Agama untuk memuluskan jalan kakaknya agar terpilih menjadi Ketua Umum PBNU 2021 - 2026.

“Jangan ikut campur pada pemilihan Ketua Umum PBNU, Kemenag harus netral!”, ujar Abrori Rosidi selaku koordinator lapangan aksi dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (22/11/2021).

Massa datang membawa bukti-bukti kuat berupa foto yang menjadi bukti adanya campur tangan Kemenag.

"Isu netralitas Kementerian Agama juga dipertanyakan setelah ditemukan beberapa bukti dimana salah satu oknum Kementerian Agama memborong sejumlah kamar hotel di lokasi penyelenggaraan Muktamar NU ke-34, Kab. Lampung Tengah, diwaktu yang bersamaan dengan rencana penyelenggaraan Muktamar (23 - 25 Desember 2021)," kata Rosidi.

Rosidi menegaskan bahwa "NU anti Oligarki" dan harus menekankan budaya independensi, terlebih organisasi ini merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Massa melakukan aksi dengan damai dan diakhiri oleh sujud bersama dalam rangka mendoakan kesuksesan Muktamar NU ke-34 yang akan dilaksanakan di Kab. Lampung Tengah, Prov. Lampung. 

Rosidi menyatakan bahwa massa akan melanjutkan menyampaikan aspirasi di Kantor Kementerian Agama.

(ril)

Berita Terkait

Baca Juga