Dirut Bank Nagari: Pengguna Layanan Digital Bank Nagari Terus Meningkat

Dirut Bank Nagari Pengguna Layanan Digital Bank Nagari Terus Meningkat Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad (Ist)

Covesia.com - Bank Nagari telah memulai usaha pengembangan teknologi perbankan sejak 2017. Semenjak pandemi Bank Nagari melakukan pembatasan karena wabah, namun tidak mempengaruhi pelayanan Bank Nagari karena bank telah berdaya dalam hal teknologi sehingga semua transaksi bisa dengan sistem digital. 

"Layanan digital Bank Nagari seperti Mobile banking misalnya, sejak pandemi Maret 2020 lalu hingga akhir 2020, jumlah penggunanya naik hingga 61 persen dari 54 ribu nasabah menjadi 87 ribu lebih pada akhir Desember 2020," ungkap Direktur Utama Bank Nagari, M Irsyad. 

Begitu pula dengan layanan digital Bank Nagari lainnya seperti SMS banking, SMS notifikasi, Nagari Cash Management (NCM), jasa layanan keuangan yang ditujukan untuk nasabah perorangan dan non-perorangan, Autodebet, Nagari Portal Payment (mengelola pembayaran), dan QRIS (Quick Response code Indonesian Standard) yang baru dilaunching pada 2019 secara nasional juga mengalami peningkatan jumlah pengguna pada akhir tahun 2020. 

Tak hanya pengguna meningkat, namun frekuensi layanan digital juga bertambah.  Jika pada Desember 2019 frekuensi transaksi Mobile banking hanya 3,2juta dengan nominal 1,267 Triliun. Pada akhir 2020 menjadi 9,8juta transaksi dengan nominal 3,5 triliun atau secara frekuensi meningkat 206% dan secara nominal tumbuh 176%. 

Peningkatan teknologi ini membuat pendapatan non bunga (fee based income/FBI) Bank Nagari juga naik dari Rp31 miliar pada 2019 menjadi Rp38 miliar pada 2020 atau mengalami pertumbuhan sebesar  20,14 persen atau Rp6,366 miliar. 

FBI adalah usaha sebuah bank dalam mencari pendapatan lain di luar pendapatan bunga kredit, salah satunya jalannya adalah dari pendapatan pemberian jasa-jasa kepada nasabahnya. 

Oleh karena itu Bank Nagari pada tahun 2021 ini tetap akan menjadikan teknologi dan digitalisasi sebagai ujung tombak pertumbuhan bisnis dan dukungan keamanan siber akan menjadi penguat dan meminimalkan risiko dalam bertransaksi. 

Tak ayal PT. Bank Nagari menerima piagam keanggotaan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) dari BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara). 

Diserahkan oleh Direktur Keamanan Siber dan Sandi Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata DR. Edit Prima, M.Kom kepada Direktur Utama Bank Nagari M. Irsyad di Kantor Pusat Bank Nagari Jl. Pemuda No.21 Padang, Kamis  (18/11). 

Lebih lanjut M. Irsyad mengatakan dengan masuknya PT. Bank Nagari sebagai anggota CSIRT akan lebih mudah dalam penanganan cyber security atau keamanan siber/digital. 

Bank Nagari juga akan terbantu untuk koordinasi dalam penanganan insiden juga memudahkan untuk bertukar informasi antar CSIRT Nasional dan Internasional terkait jenis serangan siber yang sedang tren. 

"Hal ini akan sangat membantu  PT. Bank Nagari menjaga keamanan produk - produk digital bank Nagari dari ancaman siber," pungkasnya. 

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga