Hati-hati dalam Naturalisasi Pemain, Sekjen PSSI: Hal Utama Rekomendasi dari ShinTae-yong

Hatihati dalam Naturalisasi Pemain Sekjen PSSI Hal Utama Rekomendasi dari ShinTaeyong Ezra Walian, salah satu pemain naturalisasi Timnas Indonesia dalam laga ujicoba kontra Afghanistan yang berakhir dengan kekalahn skuat Garuda 0-1 (Dok: PSSI)

Covesia.com - PSSI bergerak cepat untuk mencari pemain naturalisasi dalam memperkuat skuat Timnas Indonesia. Ajang Piala AFF Suzuki 2020 yang digelar pada 5 Desemebr hingga 1 Januari nanti menjadi alas PSSI.

Target juara yang dibebankan kepada Peatih Shin Tae-yong menutut sang pelatih asal Korea Selatan itu mencari pemain naturalisasi dalam memperkuat skuat Timnas Indonesia.

Namun diperlukan kehatian hatian PSSI dalam menaturalisasi pemian, hal itu berkaca dari kasus gelandang Persib Bandung, Mark Klok yang tidak diakui FIFA dalam menjadikan pemain naturalisasi.

"PSSI bergerak cepat memproses naturalisasi pemain yang punya darah Indonesia. Kami harus hati-hati melakukan hal tersebut, karena yang utama harus ada rekomendasi dari pelatih Shin Tae-yong," ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi sebagai mana yang dikutip Covesia dalam laman PSSI, Jumat (19/11/2021).

"PSSI juga mengecek dokumen para pemain ini apakah benar punya darah Indonesia. Karena bila dokumen tidak ada atau tidak diakui FIFA bisa saja kasus Marc Klok terulang. Saat itu dia tidak bisa membuktikan bahwa dirinya keturunan Indonesia," tambah Yunus Nusi.

Untuk lebih selektif dalam mencari pemain naturalisasi, PSSI PSSI menunjuk salah satu anggota Komite Eksekutif yakni Hasani Abdulgani untuk mengurusi hal ini.

Saat ini, PSSI sedang memproses empat pemain berdarah Indonesia yakni Sandy Walsh, Jordi Amat, Kevin Diks dan Mees Hilgers. 

Diakui PSSI, dalam proses naturalisasi pemain memang tidak gampang, perlu waktu dalam proses administrasinya dan dokumen yang lengkap.

(dnq)

Berita Terkait

Baca Juga