Densus 88 Tak Akan Geledah Kantor MUI Soal Penangkapan Ahmad Zain, Ini Alasannya!

Densus 88 Tak Akan Geledah Kantor MUI Soal Penangkapan Ahmad Zain Ini Alasannya Ilustrasi - Densus 88 (Polri.go.id)

Covesia.com - Anggota nonaktif Komisi Fatwa MUI, Ahmad Zain An-Najah ditangkap atas dugaan terlibat dalam jaringan teroris Jamaah Islamiyyah. Atas hal itu Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror memastikan tidak akan menggeledah Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono memastikan tak akan ada penggeledahan di Kantor MUI lantaran Densus 88 telah memiliki bukti cukup kuat.

Baca juga: Ahmad Zain Ditangkap Densus 88, MUI: Hanya Anggota, Tak Punya Pengaruh Besar

"Dengan bukti-bukti yang ada, Densus 88 menilai itu cukup. Jadi tidak ada rencana atau upaya tindakan kepolisian ke Kantor MUI Pusat," kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).

Berkenaan dengan itu, Rusdi juga menegaskan penangkapan terhadap Zain, Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustaz Ahmad Farid Okbah, dan Ustaz Anung Al Hamat bukan bentuk kriminalisasi. Dia lagi-lagi mengklaim telah memiliki barang bukti kuat sebelumnya melakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka.

Selain merujuk pada barang bukti berupa dokumen, Rusdi mengemukakan penangkapan terhadap Zain, Farid dan Anung juga merujuk hasil pemeriksaan 28 tersangka kasus terorisme yang telah ditangkap Densus 88 Antiteror.

"Sekali lagi apa yang dibuat murni dari penegakan hukum tegas dan tidak ada kriminalisasi kepada kelompok siapapun," tegasnya. (Suara)

Berita Terkait

Baca Juga