Cegah Gelombang Ketiga, Ini Lima Pedoman Penting Liburan Nataru Aman dari Satgas Covid-19

Cegah Gelombang Ketiga Ini Lima Pedoman Penting Liburan Nataru Aman dari Satgas Covid19 Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: BNPB/Satgas Covid-19

Covesia.com - Libur Natal dan Tahun Baru 2021 menjadi salah satu momen krusial di mana dikhawatirkan akan menjadi waktu penularan virus Covid-19. Atas hal itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mempersiapkan setidaknya lima panduan pencegahan penularan guna mencegah gelombang ketiga pandemi Covid-19.

Pertama, menjalankan protokol kesehatan 3M secara komprehensif dan konsisten. Artinya tidak terpisah-pisah dalam memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Ketiganya harus terintegrasi, mengingat satu dan upaya lainnya saling mengisi celah penularan Covid-19. Selain itu yang protokol kesehatan harus diterapkan dimanapun dan kapanpun selama rangkaian kegiatan dan perjalanan," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, Rabu (10/11/2021).

Kedua, percepatan vaksinasi Covid-19 harus terus dilakukan khususnya kepada kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia) dan komorbid.

"Dengan segera divaksin, orang-orang yang tidak bisa divaksin misalnya anak kurang dari 12 tahun ataupun orang dengan komplikasi kesehatan tertentu dapat terlindungi karena menjamin lingkaran interaksi mereka dengan orang yang peluang tertularnya lebih rendah," jelasnya.

Ketiga, inisiatif melakukan testing atau pengobatan Covid-19 jika merasakan gejala mirip Covid-19 harap masyarakat segera melakukan testing Covid-19 di fasilitas kesehatan terdekat.

"Hal ini bertujuan mencegah penularan, dengan terdeteksi lebih cepat dan meningkatkan angka kesembuhan karena ditindaklanjuti lebih cepat pula," ucapnya.

Keempat, mempertimbangkan risiko penularan sebelum berkegiatan seperti memperhatikan sirkulasi udara dan durasi kegiatan, serta urgensi untuk bepergian khususnya bagi mereka yang sedang merasa tidak dalam keadaan fit.

"Khususnya, bagi orang yang merasakan gejala maupun kontak erat kasus Covid-19 untuk tidak melakukan aktivitas luar ruang dan aktivitas perjalanan, demi keamanan diri sendiri dan orang lain di sekitar kita," lanjut Wiku.

Kelima, masyarakat diminta untuk mengikuti perkembangan kebijakan yang berlaku dan mematuhinya.

"Masyarakat harus adaptif dengan penerapan gas rem yang ada melalui upaya terus mengikuti perkembangan kasus maupun kebijakan yang ada," pungkasnya.

Berita Terkait

Baca Juga