Jatuh di Cadas Bukan di Kawah, Evakuasi Pendaki di Gunung Marapi Berlangsung Dramatis

Jatuh di Cadas Bukan di Kawah Evakuasi Pendaki di Gunung Marapi Berlangsung Dramatis Tim SAR mengevakuasi Ramzi (14) pendaki asal Padang yang jatuh di cadas Gunung Marapi. (dok.basarnas)

Covesia.com - Proses evakuasi Ramzi (14), salah seorang pendaki asal Kota Padang yang mengalami kecelakaan di Gunung Marapi berlangsung dramatis. Tim gabungan yang membantu Basarnas harus berjibaku di tengah hujan disertai angin kencang saat evakuasi. 

Evakuasi sudah dilakukan sejak pukul 18.15 WIB. Terlihat korban mengalami luka robek di kaki dan memar di kepala bagian belakang.

"Korban sudah kami temukan dan sekarang sedang di evakuasi ke bawah," sebut Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra, Minggu (28/2/2021) malam.

Baca: Pendaki Asal Padang Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Marapi

Disebutkannya, evakuasi dilakukan di bagian cadas Gunung Marapi dekat Tugu Abel. Tim yang melakukan evakuasi cukup ramai karena informasi awal, korban terjatuh masuk ke dalam kawah gunung.

"Informasi yang diberikan kepada kami dan masyarakat di bawah, korban jatuh ke dalam kawah. Makanya banyak atensi masyarakat untuk ikut menolong proses evakuasi. Ternyata korban jatuh di areal cadas," kata Robi.

Saat kejadian, korban dan tiga temannya tengah melakukan pendakian menuju puncak. Namun, setiba di cadas, korban kelelahan dan kehilangan fokus. Karena bebatuan cadas yang rapuh, membuat korban tergelincir dan jatuh ke lembah sekitar 20 meter.

Rombongan korban ini awalnya datang ke Gunung Marapi tanggal 26 Februari 2021. Kemudian menginap selama dua malam di Batu Palano. Pada Minggu pagi, rombongan ini meneruskan perjalanan dan sampai di Cadas terjadi kecelakaan. 

"Kemungkinan evakuasi akan memakan waktu selama enam jam. Karena saat ini tengah hujan lebat di Gunung Marapi," ucap Robi lagi.

Sebelumnya, salah seorang pendaki asal kota Padang dilaporkan jatuh ke dalam kawah Gunung Marapi ke Kantor SAR Limapuluh Kota, Minggu Siang. Namun, korban diinfokan masih selamat dan terancam gas beracun. Informasi ini ditindaklanjuti dengan mengirim anggota untuk melakukan proses evakuasi. Sesampai di lokasi, korban ditemukan di areal cadas dekat tugu Abel. 

(agg)

Berita Terkait

Baca Juga