ITP Gelar Konferensi International 'The 3rd ICTIS' Tahun Ini, Hadirkan Pembicara dari Lima Negara

ITP Gelar Konferensi International The 3rd ICTIS Tahun Ini Hadirkan Pembicara dari Lima Negara

Covesia.com - Institut Teknologi Padang (ITP) lakukan launching Konferensi International The 3rd ICTIS (International Conference on Technology, Innovation and Society) di Ruang Sidang Utama Kampus ITP, Padang, Sumatera Barat, Jumat (3/1/2020).

Konferensi International The 3rd ICTIS 2020 ini, merupakan yang ketiga kalinya diadakan ITP yang dijadwalkan pada tanggal 11-12 Agustus 2020 dengan mengusung tema "High And Smart Technologies For Future Societies."

Rektor ITP Ir. Hendri Nofrianto, MT mengatakan Seminar Internasional ini bertujuan untuk berbagi ilmu dengan para dosen baik dalam dan luar negri dalam bidang teknologi.

"Ini yang ketiga kita gelar, pertama pada tahun 2016 dan 2018, sekarang tahun ini 2020, karena even ini merupakan sekali dalam dua tahun kita gelar. Kita menarget ICTIS 2020 ini minimal 80 author (penulis artikel ilmiah), dimana pada seminar sebelumnya kita mampu tembus 100 author," ujar Hendri Nofrianto kepada awak media di Padang, Jumat (3/1/2020).

Dengan bertemakan "High And Smart Technologies For Future Societies", Konferensi Internasional the 3rd ICTIS 2020 menghadirkan lima pembicara (keynote speakers) dari lima negara berbeda, yakni Prof. Taiki Saito (Jepang), Assoc. Prof. Ing-Song Yu (Taiwan), Prof. Im Choong Jae (Korea Selatan), Prof. Mohd Zainal Abidin b. Ab. Kadir (Malaysia) dan Firmansyah David, Ph.D. (Indonesia).

"Kelima 'keynote speakers' kita ini khusus bidang teknologi. Ada sesuatu yang baru pada ICTIS 2020 kali ini, yakni 'keynote speakers' kita dari Korea Selatan dengan Prodi Game, yang istilah kita sebut prodi main-main," sebut Hendri Nofrianto.

"Tetapi itu sangat tren untuk negara-negara maju. Kita coba bawa ke Sumatera Barat untuk kita sharing dengan teman-teman di sini," sambungnya.

Rektor ITP menjelaskan selain Prodi Game yang terbaru tersebut, The 3rd ICTIS 2020 juga menghadirkan pembicara untuk bidang kegempaan dan biomasa pengganti energi fosil.

"Untuk kegempaan kita menghadirkan pembicara dari Toyohashi University of Technology Jepang, kita sudah menjalin kerja sama dengan mereka sejak 2012 lalu. Konferensi Internasional ini sifatnya kajian ilmiah dari pada dosen dan kita juga akan mengundang pihak Pemprov Sumbar, mengingat sumbar juga merupakan daerah rawan gempa, tidak menutup kemungkinan adanya pembicaraan kesana," terang Hendri Nofrianto.

Sementara Ketua Pantia The 3rd ICTIS 2020, Ade Indra, M.T  menyampaikan, panitia menargetkan setidaknya 400 peserta akan hadir di seminar internasional ITP ini dengan 80 paper submit.

“Ditahun sebelumnya ada 300 peserta yang ikut dalam ICTIS 2018, untuk tahun ini kita targetkan 400 peserta dan 80 paper yang submit, minimal 60 persen dari paper itu akan presentasi,” jelas Ade.

Ade menambahkan, konferensi internasional ini telah sesuai regulasi dan standar LLDIKTI dari sisi 'keynote speakers' maupun fokus seminar itu sendiri.

“Jadi kita ini sudah sesuai dengan persyaratan LLDIKTI untuk perguruan tinggi yang akan menggelar seminar internasional yakni fokus pada satu bidang. Nah kita fokus pada satu bidang yaitu teknologi, meskipun pembahasan dan 'keynote speakers' kita dari berbagai bidang ilmu seperti elektro, kegempaan, dll, namun semua itu tetap fokus pada teknologinya,” imbuhnya.

Pada Konferensi International The 3rd ICTIS 2020, 80 paper sumbit tersebut akan dipublikasikan dalam IOP Conference series (terindek Scopus), bagi anda yang berminat mengikuti seminar internasional ITP, Padang ini, anda dapat mengunjungi laman ictis.itp.ac.id.

(dnq)
Komentar