Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Bahasa Anak

Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Bahasa Anak

Covesia.com - Perkembangan teknologi yang semakin pesat mempengaruhi gaya hidup yang semakin mencolok, dikarenakan perkembangan teknologi mempengaruhi model berkomunikasi massa untuk melakukan kegiatan hidup harian.

Mungkin dulu internet dianggap sebagai suatu yang “wah” dan rumit bagi orang awam, namun sekarang kita lihat sendiri faktanya seperti apa internet telah menjadi sesuatu yang umum bagi banyak orang. 

Masa sekarang ini, kita semua pasti tahu bahwa kemajuan teknologi sangat pesat, kemajuan ini tentunya membawa banyak perubahan terhadap kebudayaan di Indonesia. Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi informasi ini memang harus terjadi di negara Indonesia, agar negara indonesia tidak kalah saing dengan negara lain. 

 Zaman sekarang ini hampir setiap orang punya gadget, dan hampir setiap hari orang-orang berhubungan dengan gadget. Entah itu untuk komunikasi, urusan pekerjaan atau bisnis, mencari informasi ataupun hanya sekedar untuk mencari hiburan saja.  

 Akhir-akhir ini sering sekali ditemukan orang tua yang memberikan gadget untuk anaknya. Peran orang tua yang dulunya sebagai teman bermain bagi anaknya sekarang telah digantikan oleh gadget.

Padahal masa anak-anak adalah dimana tumbuh dan berkembangnya fisik maupun psikis manusia, anak harus banyak bergerak agar tumbuh kembang anak optimal. Apabila di masa  anak-anak hanya asik berada di depan gadget, kemungkinan pertumbuhan dan perkembangan anak akan kurang optimal baik itu fisik maupun psikis anak.

Perlu diketahui bahwa periode perkembangan anak sangat sensitif adalah usia 1-5 tahun sehingga sering disebut The Golden Age. Pada masa ini seluruh aspek perkembangan kecerdasan yaitu kecerdasan intelektual,emosi, dan spiritual mengalami perkembangan luar biasa yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan selanjutnya ( Gunawan 2011).

Jika anak sudah diberikan mainan berupa gadget pada saat sekarang ini, maka itu akan berpengaruh terhadap proses pemerolehan bahasanya. Belum lagi audio yang keluar dari games tersebut, yang terkadang mengeluarkan suara-suara yang mungkin belum seharusnya didengar oleh mereka.

Sehingga hal-hal tersebut dapat terekam oleh anak-anak di masa  pertumbuhan dan perkembangannya. Hal ini karena pada masa tersebut biasanya ditandai oleh perubahan cepat dalam perkembangan fisik,kognitif,sosial dan emosional ( Widhianawati 2011).

Ironisnya lagi orang tua memberikan gadget untuk mendiamkan anaknya. Orang tua yang mendiamkan anak dengan memberikan smartphone sama halnya dengan orang tua yang malas mendidik anak, karena fungsi smartphone seharusnya bukan itu.

Mereka akan paham bahwa jika jenuh atau bosan akan ada smartphone yang menemani dan menjadi mainannya berupa games yang tersedia pada smartphone  tersebut sehingga dapat mengubah mindset anak. 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, adapun rumusan masalah pada makalah ini yaitu :

1) Bagaimana konsep tentang smartphone ?

2) Bagaimana konsep tentang perkembangan bahasa anak ?

3) Bagaimana dampak smartphone bagi perkembangan bahasa anak ?

C. Tujuan

Berdasarkan latar belakang di atas, adapun tujuan pada makalah ini yaitu :

1) Untuk mengetahui tentang konsep smartphone

2) Untuk mengetahui tentang konsep perkembangan bahasa anak 

3) Untuk mengetahui dampak smartphone terhadap perkembangan bahasa anak 

PEMBAHASAN

A. Konsep gadget

Gadget adalah sebuah istlah yang berasal dari bahasa inggris, yang artinya perangkat elektronik yang memiliki fungsi khusus. Dalam bahasa indonesia, gadget disebut sebagai “ ancang “. Salah satu hal yang membedakan  gadget dengan perangkat  eleoktronik lainnya adalah unsur “kebaruan". Artinya dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis.

Gadget merupakan salah satu teknologi yang sangat berperan pada era globalisasi ini.Sekarang gadgetbukanlah benda yang asing lagi, hampir setiap kalangan masyarakat memilikinya. Tidak hanya masyarakat perkotaan,gadget  juga dimiliki oleh masyarakat pedesaan. Bahkan gadget memang cenderung di targetkan kepada anak-anak usia sekolah atau remaja.

Mereka sekarang ini sudah sangat akrab sekali dengan teknologi yang satu ini. Berbagai kemudahan dan kecanggihan memang di tawarkan dengan mudah oleh piranti elektronik yang satu ini, sehingga masyarakat seolah-olah mau tidak mau menjadi ketergantugan dengan alat elektronik ini.

Pada mulanya gadget memang lebih difokuskan kepada sebuah alat komunikasi, namun semenjak kemajuan zaman alat ini di percanggih dengan berbagai fitur-fitur yang ada didalam nya sehingga memungkinkan penggunanya untuk melakukan berbagai kegiatan dengan satu gadget ini, mulai dari bertelepon, berkirim pesan, email, foto, jam, dan masih banyak yang lainnya.

Terlepas dari itu semua, gadget juga memiliki dampak positif dan negatif bagi siapa saja penikmatnya. Terlebih lagi bagi anak-anak yang sudah mulai menggunakan gadget dalam setiap aktifitasnya, dampak negative dan positif juga pasti akan terjadi. Orang tua harusnya mampu memantau anak-anaknya dalam menggunakan gadget dengan baik agar tidak menimbulkan dampak negatif

B. Konsep  perkembangan bahasa anak 

Bahasa merupakan bagian yang penting dalam kehidupan. Dengan  adanya bahasa satu individu dengan individu lainnya akan saling terhubung melalui proses berbahasa.

Menurut Badadu ( 1989) mendefinisikan bahasa sebagai alat perhubungan atau komunikasi antara anggota masyarakat yang terdiri dari individu-individu yang menyatakan pikiran, perasaan dan keinginannya. 

Menurut (Soetjingsih dalam Dian Adriana 2013) menyatakan  bahwa salah satu  gangguan perkembangan bahasa yang dapat disebabkan karena adanya tekanan dari orang tua agar anak bicara jelas. 

Menurut Lenneberg (dalam Purwo 1997) perkembangan bahasa anak seiring dengan perkembangan biologisnya. Hal ini yang digunakan sebagai dasar mengapa anak pada umur tetentu sudah dapat berbicara.

Akan tetapi, dalam perkembangannya,  pada umumnya anak memiliki komponen pemerolehan bahasa yang hampir sama, baik perkembangan fonologinya,sintaksisnya,semantiknya maupun pragmatiknya. Hal ini tentunya  di lihat dari segi perkembangan bahasa anak yang normal. 

Menurut Ari Sulistyawati 2014 ada beberapa komponen-komponen  perkembangan bahasa anak diantaranya yaitu : 

1. Perkembangan Pragmatik  

Pragmatik adalah kajian mengenal hubungan antara bahasa dengan konteks yang menjadi dasar deri penjelasan mengenai pemahaman bahasa, dengan kata lain perkembangan pragmatik dalam konteks bahasa anak adalah peningkatan kemampuan anak dalam mengucapkan apa saja yang ia ingin utarakan. Perkembangan bahasa anak dimulai sejak usia 7- 12 tahun 

2. Perkembangan Sematik 

Perkembangan sematik bahasa anak adalah kajian mengenai kemampuan berbahasa anak yang dikaitkan dengan memakai apa yang ia ungkapkan. Leksikalmdan pemerolehan konsep berkembang pesat pada masa pra sekolah.

Terdapat indikasi bahwa anak dengan kosakata lebih banyak makan lebih populer di kalangan teman- temannya. Diperkirakan terjadi penambahan lima kata per hari di usia 1,5-6 tahun.

3. Perkembangan Sintaksis

Perkembangan sintaksis adalah perkembangan kemampuan anak dalam menelaah kata-kata dalam kalimat dan menyusun tiap kata untuk membentuk sebuah kalimat.Susunan sintaksis paling awal terlihat pada usia kira-kira 18 bulan walaupun pada beberapa anak terlihat pada usia satu tahun bahkan lebih dari dua

Jadi dapat disimpilkan bahwa perkembangan bahasa adalah bagian yang sangat penting dalam kehidupan, dengan adanya bahasa satu individu dengan individu lainnya akan saling terhubung melalui proses berbahasa

Menurut Yulia Palupi terdapat tahap perkembangan bahasa anak 

Perkembangan bahasa pada anak merupakan pendeteksian gejala-gejala yang terjadi pada anak dalam proses pengembangannya. Dengan mengetahui tahap-tahap perkembangan bahasa anak diharapkan guru dapat mengetahui kebutuhan perkembangan anak dan cara menstimulasinya sesuai dengan tahapan usia anak.

Dalam perkembangan bahasa digunakan untuk melihat percakapan anak disertai dengan penggunaan teknologi untuk merekam suara anak. Berikut ini adalah penjelasan mengenai cara mengakses perkembangan anak. Tahapan perkembangan bahasa menurut Benner (dalam Brophy Satham, dan Moss: 2002) adalah sebagai berikut ini:

Tahap perkembangan bahasa 

1. Tingkatan pra bicara, usia s.d 10 bulan, kamampuannya yaitu : 

a) Perkembangan suara

b) Perkembangan isyarat

c) Penambahan persepsi suara; bicara bayi merupakan hasil menangis dan keributan; bermain dengan orang lain yang dimulai usia 3 bulan; antara enam (6) sampai sepuluh (10) bulan dapat menggunakan konsonan dan huruf vocal terbatas

2. Kata-kata pertama permunculan nama, usia 10 s.d 13 bulan, kemampuannya yaitu : 

a) Pengertian kata tunggal

b) Menghasilkan kata tunggal

c) Perbedaan individual dalam penggunakan kata tunggal

d) Fungsi isyarat sebagai kata

e) Perhatian dapat diarahkan dengan nama objek (lihat kucing); mulai 13 bulan menerima kosakata dari 17 sampai dengan 97 kata 

3. Kombinasi kata, usia 18 s.d 24 bulan, kemampuannya yaitu : 

a) Penggunaan satu kata  tunggal dengan arti kompleks untuk ungkapan multi kata.

Contoh : “susu”( artinya dapat minta susu atu meminta ASI).

b) Penggunaan kombinasi kata untuk kalimat, contoh : mama kue ( maksudnya mama minta kue). 

C. Dampak Gadget Terhadap Perkembangan bahasa anak

Sebelum gadget diluncurkan, masyarakat menggunakan Hp biasa yang hanya digunakan untuk menelfon,mengirim SMS, menggunakan kalkulator dengan berbagai aplikasi yang serba terbatas.

Karena biaya menelfon dengan menggunakan Hp tergolong mahal, masyarakat berpindah komunikasi melalui sms. Sama halnya dengan telefon SMS juga mengeluarkan biaya sedikit demi sedikit hingga menghabiskan banyak pulsa.

Seiring dengan perkembangan zaman, munculah gadget yang dibuat smakin memudahkan pengguna dalam berkomunikasi. Gadget dilengkapi dengan aplikasi yang lebih lengkap termasuk sosial media BBM,WA, Line dll yang menggunakan paket berlangganan dalam jangka waktu panjang. Gadget juga dilengkapi dengan jaringan wifi sehinggan penggunaan dapat berkomunikasi secara gratis.

Hingga akhirnya muncul gadget dengan sistem operasi Androit yang benar- benar menjawab kebutuhan penggunaann. Terlepas dari kecanggihan  gadget saat ini banyak juga akibat yang ditimbulkan. Mulai dari anak kecil hingga dewasa semua dapat meenggunakan gadget dengan mudah.

Berikut beberapa dampak dari penggunaan gadget  diantaranya yaitu :

a. Resiko terkena radiasi

Menurut beberapa penelitian anak kecil sangat rentan terkena radiasi dibanding orang dewasa. Gadget tidak hanya menimbulkan radiasi yang berbahaya namun pancaran sinar dari layar sangat membahayakan kesehatan anak. Mereka masih mengalami perkembangan sistem saraf sehingga sangat rentan terkena radiasi.

b. Kecanduan

Seperti hal nya orang dewasa anak-anak juga sangat beresiko kecanduan awalnya hanya bermain game saja namun lama–kelamaan mereka sudah menemukan kesenangan tersendiri dengan benda tersebut sehingga menyebabkan anak tidak berminat berinteraksi dengan orang lain.

c. Lambat memahami pelajaran

Kebiasaan anak yang asyik dengan gadget akan berpengaruh terhadap kemampuan otak untuk mendapat informasi. Salah satunya ketika anak medapatkan pelajaran di sekolah mereka sulit memahami apa yang disampaikan guru. Selain itu anak cenderung malas belajar serta membaca buka mereka lebih suka memainkan gadget sehingga prestasi menurun.

d. Resiko menyalahgunakan gadget

Orang tua saat ini harus benar–benar mengawasi anaknya saat bermain gadget jika tidak kemungkinan anak bisa mengakses situs yang tidak seharusnya, contohnya situs pornografi. Ini bisa membuat anak salah jalan, kecanduan dan mereka akan sering melakukan hal–hal yang menyimpang.

PENUTUP

Kesimpulan 

Jadi disimpulkan sebagai berikut : 

1) Gadget merupakan salah satu teknologi yang sangat berperan pada era globalisasi ini .gadget adalalah sebuah benda (alat atau barang eloktronik) kecil yang mamiliki fungsi khusus, tetapi sering diasosiasikan sebagai sebuah inovasi atau barang baru

2) Perkembangan bahasa merupakan bgiana yang penting dalam kehidupan. Dengan adanya bahasa satu individu dengan individu lainnya akan saling terhubung melalui proses berbahasa

Saran

1. Untuk orang tua 

Untuk orang tua lebih memperhatikan anak nya ketika main gadget dan membatasi anak dalam main gadget karena sangat bahaya ketika anak kecanduan gadget, ketika anak sudah kecanduan gadget anak tidak lagi memperhatikan pelajarannya 

2. Pendidik/ guru 

Selain orang tua pendidik / guru juga memperhatikan murid nya dalam memainkan gadget, karena gadget salah satu teknologi yang sangat canggih. Di samping itu guru bisa mengontrol atau mendampingi anak dalam main gadget supaya anak tidak membuka situs- situs yang tidak baik. 

DAFTAR RUJUKAN

  • Ari Sulistyawati .2014. Deteksi Tumbuh Kembang anak. 
  • Dian Adriana. 2013.Tumbuh Kembang & terapi bermain pada anak 
  • Hastuti 2012.Psikolog Perkembangan Anak. Yogyakarta Tugu Publisher
  • lombokita.com/pengaruh-gadget-terhadap-perkembangan-anak-usia-dini 
  • Muzakky,’akhmad  (2013).” Pengaruh penggunaan Gadget pada anak {Online}.http://bidanku.com/ kapan-waktu-tepat-memperkenalkan-gadget-yang-penting-aturan-main{5 Desember2013}
  • Yuli Ani Setyo Dewi. 2017. Korelasi Efektivitas Komunikasi dan Latar Belakang Etnis / Suku Orang tua Terhadap Perkembangan Bahasa anak di Raudlatul Athfal, Kabupaten Pasuruan 
Komentar