Dianggap Sebagai Objek Perdagangan Orang, Hana Hanifah ''Dipulangkan'' ke Jakarta

Dianggap Sebagai Objek Perdagangan Orang Hana Hanifah Dipulangkan ke Jakarta Hana Hanifa (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Machi Ahmad saat jumpa pers di Mako Polrestabes Medan pada Selasa malam. Foto: Antara/Nur Aprilliana Br Sitorus

Covesia.com - Status Hana Hanifah ditetapkan sebagai korban perdagangan manusia dalam kasus prostitusi daring yang menjeratnya bersama pengusaha di Medan berinisial A. Sehingga, Hana berstatus sebagai saksi dan dianggap sebagai objek perdagangan manusia.

"HH ini diiming-imingi uang oleh tersangka J untuk melayani A di Kota Medan. Sehingga kita anggap dia sebagai korban," kata Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi Riko Sunarko dikutip dari Suara.com, jaringan Covesia.com, Rabu (15/7/2020)

Baca: Dengan Suara Terbata, Artis FTV Hana Hanifah Minta Maaf Terkait Kasus Prostitusi

Dikatakan Riko, J adalah muncikari yang menawarkan Hana kepada A di Kota Medan.

Sementara tersangka R merupakan orang yang menjemput HH dari bandara.

"Jadi J menawarkan uang kepada HH dan menghubungkannya dengan R. Sementara R ini juga menjanjikan uang dan kebutuhan selama di Medan," ungkap Riko.

Riko menyebutkan dari hasil penyelidikan, ditemukan bukti transfer uang kepada Hana Hanifah sebesar Rp20 juta.

Sementara, terdapat riwayat tranfer uang yang berasal dari rekening lain.

"Kita sedang telusuri siapa pengirim uang kepada HH. Jika terbukti bahwa uang tersebut terkait dugaan prostitusi, kemungkinan HH bisa jadi tersangka," tutupnya.

Berita Terkait

Baca Juga