Kasus Positif Corona di China Menurun, di Negara Lain Justru Meningkat

Kasus Positif Corona di China Menurun di Negara Lain Justru Meningkat Ilustrasi - Pusat Konferensi dan Pameran Internasional Wuhan, yang diubah menjadi rumah sakit sementara untuk menerima pasien dengan gejala ringan akibat virus novel corona, Wuhan, Hubei, China, Rabu (5/2/2020). Sumber: Antara/China Daily/REUTERS

Covesia.com - Pertumbuhan kasus positif Covid-19 di China mulai menurun dan melambat. Sebaliknya pertumbuhan kasus serupa justru meningkat di negara lain di luar China. 

Mengutip laporan situasi dari Badan Organisasi Dunia (WHO) per tanggal 24 Februari 2020, kasus positif Covid-19 secara global bertambah 715 kasus baru dengan total 79.331 kasus.

Di China terdapat 415 kasus baru sehingga total 77.262 kasus dengan penambahan 150 kasus kematian baru dengan total mencapai 2.595 korban jiwa di China.

Penambahan kasus baru di bawah 1000 kasus positif per hari ini konsisten terjadi di China sejak tanggal 19 Februari 2020 hingga hari ini. Sebelumnya, kasus positif Covid-19 di China selalu di atas 1000 dan bahkan mencapai 2000 kasus setiap harinya.

Sementara kasus positif Covid-19 di luar China bertambah 300 kasus sehingga total menjadi 2.069 kasus di 29 negara. Kuwait melaporkan kasus Covid-19 pertamanya di negara tersebut dengan tiga kasus baru.

Sementara kasus kematian bertambah enam kasus menjadi total 23 kasus kematian. Penambahan kasus baru di luar China ini mulai meningkat selalu di atas 200 kasus per harinya sejak 21 Februari 2020.

Hingga hari kemarin, kasus Covid-19 terbanyak yang terjadi di luar China terdapat di Korea Selatan dengan total 763 kasus, menyalip total kasus di Kapal Pesiar Diamond Princess di perairan Yokohama Jepang yang sebelumnya menjadi yang terbanyak yaitu sebanyak 695 orang.

Untuk kawasan Pasifik Barat selain di Korea Selatan, kasus terbanyak juga terjadi di Jepang (144), Singapura (89), Malaysia (22), Australia (22), Vietnam (16), Filipina (3), Kamboja (1). Untuk wilayah Asia Tenggara tidak terjadi penambahan yaitu di Thailand (35), India (3), Nepal (1), Sri Lanka (1).

Penyebaran di Benua Amerika hanya terjadi di Amerika Serikat (35), dan Kanada (8) tanpa penambahan kasus. Wilayah Eropa paling banyak di Italia (124) dengan penambahan 48 kasus baru, Jerman (16), Prancis (12), Inggris (9), Rusia (2), Spanyol (2), Belgia (1), Finlandia (1), Israel (1).

Untuk wilayah Timur Tengah paling banyak dilaporkan terjadi di Iran (43) dengan penambahan 15 kasus baru, Uni Emirat Arab (13), Kuwait (3), Lebanon (1), dan Mesir (1).

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga