Sering Begadang, Perhatikan Risiko yang Akan Dialami

Sering Begadang Perhatikan Risiko yang Akan Dialami Ilustrasi (Foto: ciputrauceo.net)

Covesia.com - Perkembangan zaman turut mengubah cara pandang orang terhadap begadang. Jika zaman dahulu amat sedikit yang begadang karena tak banyak aktivitas yang bisa dilakukan di malam hari berbeda dengan zaman sekarang.

Hadirnya listrik dan teknologi membuat kebanyakan orang tak lagi membedakan antara siang dan malam, bahkan dua waktu tersebut diposisikan sama saja. Tak sedikit mereka lebih memilih beraktivitas di malam hari.

Hal ini perlu menjadi perhatian banyak kalangan. Tubuh sangat membutuhkan waktu untuk beristirahat idealnya 7-8 jam dalam sehari. Tidur memiliki pengaruh besar bagi kesehatan seseorang. Jika tidur kurang bisa beresiko mengalami berbagai penyakit seperti jantung, hipertensi, obesitas bahkan meninggal di usia muda. Sedang jika terlalu berlebihan juga berdampak buruk. Maka perlu menyeimbangkan pola tidur ini.

Dirangkum Covesia dari berbagai sumber, berikut dampak yang dialami oleh pelaku begadang yang harus diperhatikan.

1. Wajah akan terlihat pucat dan ada kantung di bawah mata.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Phil Gehrman Ph D mengatakan tidur yang kurang dari enam jam sehari tubuh lebih banyak melepaskan hormon stres dan kortisol. Begadang membuat percepat munculnya kerut di sekitar mata, muka lebih pucat, sayu, dan nampak tidak bersemangat.

2. Sulit konsentrasi

Biasanya orang yang begadang akan sulit fokus dan berkonsentrasi sehingga banyak lupa. Sulit konsentrasi itu karena kelelahan. Tak hanya itu, akibat dari kurang tidur ini seseorang juga akan lambat dalam bereaksi akan sesuatu.

3. Daya tahan tubuh menurun

Orang yang sering begadang akan sangat mudah terserang flu, demam, batuk, tidak enak badan, dan lain sebagainya. Begadang artinya memforsir tubuh untuk terus beraktivitas, pada kenyataannya tubuh butuh istirahat yang cukup untuk bisa maksimal.

Selain berdampak secara fisik, begadang juga berdampak pada pikiran. Mulai dari stres, depresi, mudah marah, bahkan gelisah. Secara tidak langsung begadang mempengaruhi kesehatan psikologis kita.

Tak hanya itu resiko begadang yang terlalu sering juga berdampak pada penyakit jangka panjang. Seperti hipertensi, Jantung, Stroke, Diabetes, Obesitas, Alzaimer dan lain sebagainya.

Nah untuk mengurangi resiko begadang bisa dengan memperbanyak minum air putih karena saat begadang tubuh akan mengalami dehidrasi dan air putih sangat bermanfaat untuk itu.

Menghindari makanan yang berminyak dan cepat saji seperti mie instan, burger, frenchfreis perlu dilakukan. Karena mengonsumsi makanan itu di malam hari membuat kalori mengendap di tubuh dapat berakibat tubuh menjadi melar.

Efek begadang memang tidak baik bagi tubuh, jadi berpikirlah kembali sebelum memutuskan begadang, apalagi jika setiap hari.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga