Dinyatakan Paliatif, Bocah Penderita Lumpuh Otak Ini Gagal Dibawa ke Jakarta

Dinyatakan Paliatif Bocah Penderita Lumpuh Otak Ini Gagal Dibawa ke Jakarta Azkha Keano Alfaro bocah penderita lumpuh otak dari Jambi. Foto: Dok. Komunitas Pemuda Padang Berhijrah

Covesia.com - Seorang balita, Azkha Keano Alfaro yang merupakan warga kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo Provinsi Jambi mengalami lumpuh otak. Ibunya yang merawatnya seorang diri tetap berjuang keras untuk kesembuhan anaknya tersebut.

"Sebelumnya Azkha sudah dirawat di RS Muaro Bungo, dan pihak rumah sakit menyarankan untuk di bawa ke Jakarta, namun dikarenakan tidak adanya biaya ke Jakarta dan ibu Azkha meminta rujukan untuk ke poli neurologi di Padang," ungkap Winna pendamping pengobatan Azkha dari komunitas Pemuda Padang Berhijrah kepada Covesia, Jumat (17/1/2020).

Selanjutnya, Wina mengatakan, pada 14 Januari 2020 malam Azkha tiba di Padang dan tim langsung membawa ke IGD karena kondisi Azkha melemah. Jika melalui poli, proses pasti akan lumayan lama dan harus menunggu pagi.

"Berbagai pemeriksaan sudah dilakukan. Namun, hasil akhirnya membuat hati menangis pilu," ungkap Wina.

Saat ini kondisi Azkha dinyatakan paliatif; penyakit yang sudah tidak bereaksi terhadap pengobatan kuratif, dengan kata lain tidak dapat disembuhkan secara medis.

"Azkha saat ini butuh perawatan paliatif bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Dokter saat ini hanya bisa maintenence," jelas Wina.

Tak hanya itu, Wina pun menjelaskan, sebelum di RS Muaro Bungo Azkha juga perrnah diobati di RSUP M Djamil dan sekarang mendapatkan penanganan dan pelayanan yang baik.

Saat ini Azhka tidak jadi di bawa ke Jakarta, karena mengingat kondisi azka yang juga sudah paliatif. Sampai sekarang Azkha di rawat di RSUP M Djamil Padang.

Dalam pesan tertulisnya Wina menyampaikan bahwa Azkha butuh doa kesembuhan. Ia juga mengapresiasi para donatur yang telah berusaha memberikan bantuan untuk Azkha.

(ila/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga