Terus Bertambah, 209 Orang Jadi Korban KLB Keracunan Makanan di Pemalang

Terus Bertambah 209 Orang Jadi Korban KLB Keracunan Makanan di Pemalang Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Korban keracunan makanan di Desa Karangsari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, terus bertambah. Ratusan warga itu mengalami keracunan makanan sejak Kamis (5/12/2019). Warga yang keracunan menjalani rawat inap di tiga titik lokasi yang berbeda.

Kasubbag Humas Polres Pemalang Iptu Nurkhasan mengatakan, berdasarkan data dari Polsek Pulosari, jumlah warga korban keracunan sebanyak 209 orang hingga Sabtu (7/12/2019) pagi. 

Dari jumlah tersebut, 31 orang dirawat inap di Klinik Roja As Syifa Moga, RSI Moga, dan Puskesmas Randudongkal. Sedangkan 178 orang rawat jalan.

"Dari laporan Pak Kapolsek (Pulosari), terdapat 31 orang yang dirawat inap," kata Iptu Nurkhasan dikutip Covesia.com dari detikcom, Sabtu (7/12/2019).

Dijelaskan Nurkhasan, sebelumnya terdapat 36 warga menjalani rawat inap, namun 5 warga sudah diperkenankan pulang setelah kondisinya membaik.

"Alhamdulillah, 5 warga yang semula rawat inap bisa pulang karena kondisinya membaik," ujarnya.

Sementara ini, posko kesehatan yang berada di Balai Desa Karangsari masih dibuka. Petugas medis masih bersiaga untuk memberikan pertolongan pertama bagi warga korban keracunan.

Sebelumnya, ratusan warga di Desa Karangsari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, mengalami keracunan sejak Kamis (5/12/2019) pagi.

Sumber makanan penyebab dari keracunan sendiri belum diketahui secara pasti. Namun, sehari sebelumnya, para warga menghadiri acara hajatan di lingkungan sekitar.

Pemkab Pemalang telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban.

Sumber: detikcom

Berita Terkait

Baca Juga