''Tradisional Food Street'' Pulau Punjung Bakal Diluncurkan pada 21 Desember

Tradisional Food Street Pulau Punjung Bakal Diluncurkan pada 21 Desember Foto: Dokumen Pemkab Dharmasraya

Covesia.com - Terinspirasi "Arabian Food Street" di Kabupaten Banyuwangi, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan akan menjadikan Jalan Labuah Luruih di samping kantor Bupati Dharmasraya sebagai sentra kuliner tradisional. Bupati muda itu rencananya akan memberi nama "Tradisional Food Street" Pulau Punjung, biar rada keren.

Dipilihnya jalan Labuah Luruih samping kantor bupati itu, karena jalannya luas dan dua jalur. Satu jalur bisa digunakan sebagai lokasi festival, dan satu jalur yang lain bisa tetap berfungsi sebagai lalu lintas. Tidak jauh dari lokasi, ada lahan parkir di samping kantor bupati. Jadi di kawasan itu memang cocok untuk pengembangan aktivitas bersantai, sekaligus aktivitas perekonomian.

Menurut Sutan Riska, dengan membuat pusat jajanan makanan tradisional, masyarakat yang hobi memasak, atau masyarakat yang sudah terbiasa bisnis makanan, dan atau ASN yang ingin "menambah gaji" bisa berjualan di kawasan itu.

"Jika kelak bisa menjadi ramai, tentu akan menguntungkan bagi para pelaku usaha kuliner yang berjualan di situ," uajrnya.

Rencananya, semua yang akan berjualan di kawasan pusat jajanan tradisional itu, akan membuat pernyataan, menyangkut kebersihan lingkungan, kebersihan makanan, hanya boleh satu kali sepekan berdagang.

"Kita harus tegas. Jika tidak mengikuti kesepakatan, lebih baik tidak usah ikut berjualan. Nanti malah menimbulkan efek tidak baik," kata Sutan Riska.

Sebelum dijadikan kawasan sentra jajanan tradisional, jalan Labuah Luruih akan ditambah penerangannya. Ada sejumlah papan promosi. Bila perlu, meja dan tempat berdagang dibuat dengan seni yang tinggi, sehingga menarik.

Kemudian, selain Pulau Punjung, Sutan Riska juga akan membuat sentra kuliner tradisional di Pasar Koto Baru.

"Di Koto Baru, akan dilaksanakan malam Rabu atau Selasa malam, karena hari Rabu adalah hari pasar Koto Baru," pungkasnya.

(ril/sea)

Berita Terkait

Baca Juga