Dinkes Pariaman: Masyarakat Kurang Mampu Tak Perlu Khawatir Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Dinkes Pariaman Masyarakat Kurang Mampu Tak Perlu Khawatir Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman, Syahrul (Foto: Peri/covesia)

Covesia.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman, Syahrul mengatakan, terkait rencana pemerintah pusat menaikan Biaya kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS ) Kesehatan awal tahun 2020 mendatang, masyarakat kurang mampu jangan khawatir. 

"Untuk antisipasinya kalau memang jadi naik, persiapan dana untuk mensubsidinya bagi masyarakat kurang mampu sudah ada, jadi jangan cemas," kata Syahrul kepada covesia.com pada Kamis (5/12/2019).

Lanjut Syahrul, bagi masyarakat yang kurang mampu Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman akan membantu. Sebab itu sudah menjadi tanggungjawab pemkot untuk melindungi kesehatan masyarakat kurang mampu yang ada di kota ini. 

"Di Kota Pariaman ini, ada tiga sumber dana untuk mengantisipasi kenaikan biaya BPJS itu," ucapnya.

Kata Syahrul, nanti masyarakat yang kurang mampu di sini, akan ada Jamin Kesehatan Nasional (JKN) dari pemerintah pusat. Kemudian, ada subsidi dari Provinsi Sumbar, yang diambil dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) sekitar 20 persen, melalui Penerima Bantuan Iuran (PBI).

"Selajutnya, nanti juga akan disubsidi Pemkot Pariaman, yang diambil dari APBD kota, sekitar 80 persen," ujarnya. 

Syahrul menyebutkan, dengan adanya subsidi ini, ia berharap agar masyarakat yang kurang mampu di Kota Pariaman, tidak ada lagi yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Target kami, hendaknya seluruh masyarakat miskin Kota Pariaman, ditanggung oleh pemerintah BPJS kesehatannya," ujarnya. 

(per/don)


Berita Terkait

Baca Juga