YAICI: Susu Kental Manis Bahaya Bagi Balita

YAICI Susu Kental Manis Bahaya Bagi Balita Ketua YAICI Arif Hidayat saat menyampaikan bahaya konsumsi susu kental manis pada balita di Padang, Sumbar

Covesia.com - Ketua Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) Arif Hidayat mengatakan Susu Kental Manis (SKM) sangat tidak dianjurkan dikonsumsi balita, terutama anak berumur di bawah 12 bulan. 

"Sangat berbahaya, terutama bagi anak berumur di bawah 12 bulan, itu data menurut BPOM. Sedangkan menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI), di bawah 5 tahun sangat tidak dianjurkan minum SKM," ujar Arif Hidayat kepada Covesia.com saat menjadi pembicara dalam seminar Peduli Gizi Anak Menuju Generasi Emas 2045 di Aula Komplek Aisyiyah, Padang, Sumatera Barat, Selasa (4/11/2015).

Arif mengatakan fakta dilapangan yang ditemukan YAICI, rata-rata anak-anak Indonesia mengalami gizi buruk berumur di atas 1 tahun.

"Itu kerena mengkomsumsi SKM. SKM sebenarnya bukan susu, namun lebih tepatnya dibilang sirup beraroma gula. Ini yang perlu kita luruskan pada masyarakat kita, karena kandungan gulanya sangat tinggi, diatas 50 persen, sedangkan proteinnya hanya 1-4 persen saja," terang Arif.

YAICI, sangat menyayangkan iklan yang beredar selama ini telah mendoktrin ibu-ibu bahwa SKM adalah susu.

"Pola pikir seperti ini yang perlu dirubah agar program pemerintah menuju generasi emas 2024 tepat sasaran," tutup Arif.

(dnq)

Baca juga: Persepsi yang Salah Tentang Pangan Sehat Membahayakan Masa Depan Anak

Berita Terkait

Baca Juga