Benarkah Air Kencing Bisa Sembuhkan Sengatan Ubur-ubur?

Benarkah Air Kencing Bisa Sembuhkan Sengatan Uburubur Tampak Ubur-ubur biru (Bluebottle) yang terdampar di kawasan pantai Tiku-Agam, Senin (7/10/2019). (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Mungkin kamu pernah dengar kalau sengatan ubur-ubur dapat disembuhkan dengan disiram dengan air kencing.

Namun sayangnya itu semuanya hanya mitos. Covesia.com kutip dari laman Halosehat.com, Selasa (8/10/2019) Menurut Joseph Burnett, seorang dokter kulit di University of Maryland Medical Center, air asin dapat membantu menonaktifkan racun nematosit yang masih bertahan di dalam tubuh, sedangkan air tawar memberikan efek sebaliknya, yaitu memperparah penyebaran racun.

Nah, banyak yang mengira jika air urine mirip dengan air asin dan bisa jadi penangkal sengatan ubur-ubur. Memang benar, urine mengandung banyak garam dan elektrolit. Akan tetapi, konsentrasi urine yang terlalu encer akan menjadi mirip dengan air tawar.

Jika urine yang cenderung seperti air tawar ini disiramkan ke bagian tubuh yang tersengat ubur-ubur, maka hal ini akan membuat penyebaran racun kian meluas dan bagian tubuh yang tersengat semakin terasa sakit.

Lalu bagaimana sih pertolongan pertama dari sengatan ubur-ubur? Berdasarkan tulisan yang dipublish medicalnewstoday.com mengatakan sebuah studi pada tahun 2017 menemukan bahwa ada cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa sakit sengatan ubur-ubur. 

Berikut langkah-langkahnya.

Ketika kamu disengat sebaiknya segera menepi ke area pantai, karena paparan air laut yang asing akan membuat luka sengatan ubur-ubur terasa semakin menyakitkan.

Bilas area yang terkena sengatan dengan air cuka (asam asetat) untuk menonaktifkan nematosit (sel kulit ubur-ubur yang mengandung racun dan tersebar di sepanjang tentakel ubur-ubur) dan menghentikan aliran racun

  1. Lepaskan tentakel sambil tetap dibilas dengan cuka. Sebaiknya gunakan sarung tangan saat mengangkat tetangkel untuk menghindari sengatan.
  2. Setelah itu rendam area yang tersengat dengan air hangat bersuhu 113 derajat farenheit (40 derajat celcius) selama 40 menit.
  3. Jika cuka dan air hangat tidak tersedia, berusaha lah untuk melepaskan tentakel ubur-ubur dengan hati-hati.
  4. Jika ada indikasi terkena infeksi setelah melakukan pertolangan pertama tersebut segeralah kunjungi dokter.

Baca: Penampakan Ubur-ubur Biru di Pantai Tiku, Pemda Agam Siagakan Personel di Lokasi

Sebelumnya diketahui aat melaut diperairan Kota Pariaman, dua orang nelayan di kota itu, tersengat Ubur-ubur Bluebottle. Karena sengatan itu, mereka harus dirawat intensif di rumah sakit umum daerah (RSUD) di daerah tersebut.

Seorang nahkoda kapal nelayan di Kota Pariaman atas nama Perizal (37) membenarkan kejadian tersebut. "Iya ada, salah satu korbannya yang tersengat ubur-ubur tersebut, anak buah kapal (ABK) saya," kata Perizal, pada Kamis (3/10/2019).

Baca Juga: Saat Melaut, Dua Orang Nelayan di Pariaman Tersengat Ubur-ubur Bluebottle

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga