Kenali Penyebab Sindrom Williams yang Dialami Anak Dede Sunandar

Kenali Penyebab Sindrom Williams yang Dialami Anak Dede Sunandar

Covesia.com - Saat ini masyarakat tengah ramai membicarakan sindrom Williams yang diderita oleh anak komedian dan presenter Dede Sunandar. Berkaca pada kondisi yang tengah dialami putra kedua Dede, masyarakat juga perlu mengetahui apa penyebab  sindrom Williams tersebut

Dari kacamata medis, sindom Williams alias Williams Syndrome (WS) adalah penyakit langka yang kasusnya tidak banyak di dunia. Penyakit ini dilatari oleh kelainan genetik yang muncul sejak lahir dan bisa menimpa siapa saja.

Sindrom Williams terjadi akibat penghapusan spontan 26-28 gen pada kromosom nomor 7. Kondisi ini terjadi pada sel telur atau sperma pada saat pembuahan. Sekitar 50% anak yang lahir dengan sindrom Williams dapat mewariskan kondisinya pada anak-anaknya di masa depan.

Komplikasi akibat sindrom Williams

Sindrom Williams dikenal sebagai penyakit yang membuat wajah penderitanya terlihat lebih “unik”. Ini karena mereka yang mengalami penyakit tersebut umumnya memiliki dahi yang lebar, hidung pendek dengan ujung yang luas, pipi penuh, dan mulut lebar dengan bibir yang tebal.

Tak hanya itu, orang yang mengalami penyakit sindrom Williams juga bisa mengalami gangguan pada pembuluh darah, ginjal dan jantung. Penyakit ini juga diketahui dapat menyebabkan terjadinya kelainan pada jaringan ikat yang ada di tubuh penderita.

Lebih dari itu, penderita sindrom Williams juga mengalami keterlambatan dalam perkembangan dan masalah saat belajar. Ini terjadi karena mereka merasa sangat kesulitan untuk mengerjakan tugas-tugas visual–spasial, seperti menggambar dan menyusun puzzel.

Mencegah anak terkena sindrom Williams

Asal mula terjadinya kelainan genetik yang menjadi penyebab utama sindrom Williams masih terus ditelusuri oleh para peneliti. Kendati begitu, anda bisa mencegah si Kecil terjangkit penyakit ini dengan cara-cara sebagai berikut dikutip covesia.com dari laman klikdokter:

Jaga asupan makanan selama masa reproduktif

Ketika berencana hamil, pastikan anda mengonsumsi asupan cukup yang terdiri dari vitamin dan mineral, seperti asam folat maupun iodin. Selain itu, perbanyak juga makanan yang sehat seperti buah dan sayuran.

Sebaliknya, anda sangat dianjurkan untuk menjauhkan diri dari makanan cepat saji, alkohol, rokok, dan makanan yang dibakar.

Hindari paparan zat berbahaya

Lindungi diri dari paparan zat berbahaya, seperti logam berat dan pestisida. Caranya, hindari mengeriting atau smoothing rambut di salon. Selain itu jangan mengonsumsi makanan laut yang mengandung merkuri, serta menghindari makanan berpengawet dan berwarna.

Hindari obat di luar anjuran dokter kandungan

Saat hamil, anda diwajibkan untuk tidak sembarangan minum obat, termasuk jamu dan herbal yang konon bersifat alami. Jika memang anda membutuhkan obat-obatan tersebut, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter untuk mengetahui dosis yang tepat dan tingkat keamanannya untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

Lakukan vaksinasi lengkap

Meski tak secara langsung mencegah terjadinya sindrom Williams, anda dan pasangan tetap dianjurkan untuk melakukan vaksinasi lengkap saat berencana untuk hamil. Vaksinasi terpenting yang harus didapatkan adalah vaksin rubella.

Kontrol ke dokter secara rutin

Kontrol ke dokter secara rutin selama kehamilan bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin yang ada di dalam kandungan. Dengan kontrol rutin, adanya kemungkinan penyakit yang terjadi pada bayi juga bisa dideteksi dan diberikan solusi yang paling tepat sedini mungkin.

Sindrom Williams yang dialami anak Dede Sunandar adalah penyakit langka yang dapat mengenai siapa saja. Oleh karena itu anda harus memahami apa penyebab sindrom Williams ini.

Selain itu anda yang sedang melakukan program hamil dianjurkan untuk betul-betul memperhatikan asupan nutrisi dan kebiasaan sehari-hari, untuk menjaga kesehatan kandungan dan janin.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga