343 Ibu Hamil Terjangkit Virus Hepatitis B di Sultra

343 Ibu Hamil Terjangkit Virus Hepatitis B di Sultra Ilustrasi wanita hamil (Dok Pixabay)

Covesia.com - Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara sepanjang tahun 2018 terdapat sebanyak 343 Ibu hamil di wilayah tersebut terinfeksi virus hepatitis B dari 9.428 ibu hamil yang dilakukan skrining.

Kepala Seksi Penyakit Menular Dinkes Sultra, dr Irma Jumiati di Kendari, Jumat mengatakan secara keseluruhan Dinkes Sultra belum memiliki data untuk semua kelompok umur, kecuali pada ibu hamil dimana ibu hamil dilakukan skrining tiga penyakit menular yaitu hepatitis B, HIV AIDS, dan sifilis dalam upaya untuk mencapai Triple Eliminasi Penularan Penyakit menular dari ibu ke janin yang dikandung.

"Yang paling tinggi itu di Konawe Selatan, sebanyak 97 orang untuk tahun 2018, di Kota Kendari sekitar 38 orang, kalau untuk seluruh kelompok umur kami belum punya data yang valid," kata dr Irma Jumiati, saat menggelar pertemuan validasi data hepatitis dan PISP TK se-kabupaten/kota se-Sultra, di Kendari, Jumat (9/8/2019).

Dia menjelaskan, bahaya jika terinfeksi hepatitis banyak orang tidak memiliki gejala khas dan tidak tahu mereka sudah terinfeksi, namun lama-kelamaan jaringan hati akan rusak sampai terjadi kanker hati, dan jika sudah terjadi kanker maka bisa terjadi kematian. Sehingga Hepatitis Juga sering disebut sebagai Silent Killer.

Selain itu, dr Irma Jumiati juga menjelaskan, salah satu penyebab penyakit hepatitis adalah virus, dimana virus hepatitis itu terdiri dari hepatitis A, hepatitis B,hepatitis C, D, hepatitis E sampai J.

"Untuk hepatitis ada beberapa penyebabnya salah satunya penyebabnya adalah virus, virus hepatitis A dan hepatitis E penularannya dari kotoran atau makanan yang terkontaminasi oleh virus, dan hepatitis B dan C penularannya lewat darah atau hubungan seksual ataupun penggunaan jarum yang tidak aman misalnya tato," jelasnya.

(ant/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga