Diet Ekstrem, Rossa Dirawat di Rumah Sakit Singapura

Diet Ekstrem Rossa Dirawat di Rumah Sakit Singapura Rossa

Covesia.com - Diva pop Indonesia, Rossa, dikabarkan sedang dirawat di Gleneagles Hospital, Singapura. Ia mengabarkan kondisinya melalui akun Instagram pribadinya @itsrossa910 pada Rabu, (13/3/2019) kemarin.

Dalam unggahannya, terlihat jelas Rossa terbaring lemas di ranjang rumah sakit dengan selang infus di tangan.


Diet ekstrem jadi penyebab Rossa dirawat di Singapura

Manajer Rossa, Gema Sakti, menjelaskan kondisi wanita asli Sumedang ini. Saat Selasa, 12 Maret 2019, Rossa mengalami sensasi nyeri pada lambung. Kondisi ini sepertinya terkait dengan diet yang dijalani oleh Rossa.

“Beberapa minggu terakhir Rossa memang kurang fit. Ia sedang menjalani diet lalu kena maag. Bisa jadi memang penyebabnya diet ini. Tapi kejelasannya belum dikonfirmasi oleh dokter di SIngapura,” ungkap Gema.

Belum jelas diet apa yang dijalani Rossa. Hanya saja, Gema menyebut Rossa sudah menjalaninya selama dua bulan.

“Selain diet ketat, Rossa juga memiliki aktivitas yang padat. Dua hari sebelum ke Singapura, Rossa manggung di Bandung,” ucap Gema.

Sebelumnya, pada Februari 2019 Rossa juga mengeluhkan nyeri lambung saat menjalani diet.

“Sempat terkena nyeri lambung. Buat teman-teman jangan sok-sok’an diet. Waktu itu aku ikutan diet. Cuma nggak mengerti dan nggak konsultasi ke dokter,” ucap Rossa saat itu.

Bahaya diet ekstrem

Banyak orang yang sengaja menerapkan diet ekstrem demi mendapatkan hasil instan. Dengan melakukannya, diharapkan berat badan akan segera turun dengan cepat. Sayangnya, kondisi ini bisa jadi akan menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan.

Pakar kesehatan menyebut bahaya diet ekstrem bisa memicu datangnya berbagai masalah kesehatan. Sebagai contoh, sistem metabolisme bisa menjadi semakin kacau akibat hal ini.

Jika sampai kita mengalami hal ini, maka berat badan justru akan menjadi semakin meningkat. Memang, terkadang berat badan bisa turun, namun berbagai sistem yang ada di dalam tubuh bisa mengalami kerusakan.

Diet eksterm juga berpotensi akan membuat ketidakseimbangan elektrolit yang bisa membuat kita kehilangan energi dan menurunkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, kita akan lebih mudah jatuh sakit. Jika terus dilakukan, maka dikhawatirkan akan muncul beberapa datangnya penyakit seperti batu empedu, gangguan pada jantung, kanker, sembelit, hingga gangguan menstruasi.

Diet yang aman untuk kesehatan

Ada cukup banyak jenis diet yang populer di kalangan masyarakat, namun pakar kesehatan menyebut ada cara yang bisa dilakukan untuk melakukan diet yang aman dan tidak membahayakan kesehatan.

Berikut adalah tips diet yang aman dilakukan dikutip covesia.com dari laman doktersehat:

Makan tepat waktu

Bukannya melewatkan waktu makan atau membiarkan tubuh kelaparan, pakar kesehatan justru meminta kita untuk makan tepat waktu demi memastikan program diet berjalan dengan sukses. Hal ini akan membuat kita tidak mudah tertarik ngemil makanan yang tidak sehat.

Pastikan makanan yang kita konsumsi adalah makanan sehat yang tinggi kandungan serat seperti sayur, buah-buahan, atau gandum utuh yang bisa membuat perut cepat kenyang meski porsi makanan tidak banyak.

Makanan-makanan ini juga bisa membaut rasa kenyang ini abertahan dengan lama. Pastikan pula untuk menjaga keseimbangan gizi demi memastikan tubuh mendapatkan sumber energi yang cukup.

Menerapkan kadar gizi yang seimbang

Pastikan untuk memenuhi asupan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral dengan porsi yang tepat. Jika bingung untuk menerapkan hal ini, kita bisa meminta saran dari pakar diet atau ahli gizi demi mendapatkan panduan makan yang tepat.

Tidak sembarangan mengonsumsi gula

Hindari minuman tinggi gula seperti teh manis atau minuman bersoda. Saat minum teh atau kopi, kita juga sebaiknya tidak memberikan gula. Selain itu, jangan sembarangan mengonsumsi makanan atau camilan manis dengan berlebihan karena bisa memberikan tambahan kalori yang tidak sehat.

Rutin berolahraga

Olahraga secara teratur akan membantu proses pembakaran kalori dan lemak yang tentu akan membantu menurunkan berat badan dengan efektif. Jadi, bukan hanya membatasi konsumsi makanan, tapi anda juga sangat wajib untuk berolahraga.

Menjaga gaya hidup sehat

Pastikan untuk tidak mengonsumsi minuman beralkohol, menghindari asap rokok, dan tidak begadang demi mendukung keberhasilan program diet dan membuat berat badan tetap ideal. Tentu akan percuma jika anda hanya melakukan diet, namun tidak menjaga pola hidup sehat. Perlu diketahui bahwa alkohol dan soda bisa membuat perut buncit.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga