Penderita DBD di Papua Capai 331 Orang, 3 Diantaranya Meninggal

Penderita DBD di Papua Capai 331 Orang 3 Diantaranya Meninggal IIustrasi - Petugas memperlihatkan nyamuk saat melakukan kegiatan pemberantasan jentik nyamuk di kawasan kota Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (6/2/2019). Antara Foto/ Anis Afizuddin

Covesia.com - Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Papua mencapai 331 orang, tiga di antaranya meninggal dunia, kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Papua dr Aaron Rumainum.

"Sebanyak 331 orang yang terkena DBD itu tersebar di 10 kabupaten dan kota," kata Aaron, dikutip dari Antara, Jumat (7/3/2019).

Dari jumlah tersebut yang terbanyak terjadi di Kabupaten Boven Digul yakni mencapai 145 penderita, menyusul Biak Numfor 57 penderita dan tercatat dua orang di antaranya meninggal, Merauke 31 penderita, Mimika dan Kota Jayapura masing masing 29 orang.

Kemudian Kabupaten Nabire 13, Sarmi dan Asmat masing masing 11 penderita, Keerom empat orang dan KabupatenYapen satu orang.

"Terus meningkatnya penderita DBD karena musim penghujan belum berakhir sehingga masyarakat diminta waspada dan melakukan pembersihan di lingkungan sekitarnya," kata Aaron.

Ia mengatakan, tanpa bantuan masyarakat maka sulit melakukan pemberantasan jenis nyamuk penyebar dbd karena nyamuk tersebut sangat menyukai genangan air.

"Masyarakat harus selalu menutup atau membuang dan membersihkan tempat-tempat penampungan air guna menghindari berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti,” katanya.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga