Baru Kenalan di Facebook, Mahasiswi ini Apes Kehilangan Motornya

Baru Kenalan di Facebook Mahasiswi ini Apes Kehilangan Motornya ilustrasi foto: Pixabay

Covesia.com - Media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Path dan sebagainya merupakan salah satu alat komunikasi yang menghubungkan seseorang dengan yang lainnya. Tidak hanya teman pribadi, bahkan dengan adanya media sosial kita bisa menjalin pertemanan dengan orang yang tidak dikenal sama sekali.

Namun, jika tidak pandai menggunakan media sosial bahaya akan mengintai. Banyak kasus yang terjadi akibat salah menggunakannya. Seperti yang dialami Cristallia Desta Anggraini (27), asal Karangwaru, RT 7, Plupuh, Sragen yang mudah percaya terhadap pria yang tak dikenal di media sosial.

Menurut informasi yang diposting oleh akun Yuni Rusmini, Rabu (13/2/201), gara-gara terlalu percaya dengan pria yang dikenalnya lewat Facebook, perempuan cantik yang di KTP-nya berprofesi mahasiswi itu harus kehilangan sepeda motornya. Pria penakluknya itu diketahui mengaku bernama Romi Nugroho asal Dukuh Mundu, Gedongan, Plupuh.

Mahasiswi itu harus kehilangan motor Honda Vario 125 AD-4647-AVE miliknya yang digondol oleh kenalan barunya itu.

Kejadian itu terungkap ketika korban melapor ke Polsek Masaran, Selasa (12/2/2019). Di hadapan petugas, korban melaporkan aksi pelaku menggondol motornya itu terjadi pada Senin (11/2/2019) pukul 10.00 WIB.

Kejadian bermula ketika korban dengan terlapor kenalan melalui media sosial Facebook pada tanggal 06 Februari 2019.

Dari perkenalan itu, kemudian antara korban dengan terlapor bertukar nomor WA dan saling berkomunikasi melalui WA. Selanjutnya keduanya sepakat melakukan kopi darat pada Senin (11/2/2019).

Sekitar pukul 11.00 WIB, korban berada di Dinas Pendidikan Sragen. Saat itu, terlapor Romi melalui pesan singkat meminta tolong untuk diantar ke tempat temannya di daerah Masaran. Terlapor mengaku menunggu di lampu merah Pungkruk dan kemudian korban yang sudah penasaran akhirnya menghampirinya.

Keduanya berboncengan menuju ke Masaran dan setelah sampai di lokasi kejadian di masjid Pringanom Masaran, terlapor berpura-pura meminjam sepeda motor milik korban untuk menemui temannya.

Rupanya itu hanya akal bulus pelaku untuk memperdaya korban. Karena setelah ditunggu berjam-jam terlapor tak kunjung kembali.

Korban makin syok ketika mendadak nomor WA-nya diblokir oleh pelaku. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp 12 juta dan melapor ke Polsek Masaran.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga