Ngeri, Perawat Tarik Kepala Bayi Hingga Putus Saat Proses Persalinan

Ngeri Perawat Tarik Kepala Bayi Hingga Putus Saat Proses Persalinan ilustrasi foto: Pixabay

Covesia.com - Sebuah insiden yang cukup mengejutkan terjadi di salah satu rumah sakit di India. Seorang bayi yang sedang dilahirkan justru meninggal akibat kepalanya lepas dari badannya. Bahkan, badan sang bayi sampai terjebak di dalam tubuh ibunya. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Dikutip dari Mirror, saat proses persalinan yang berlangsung pada 6 Januari 2019 lalu, perawat yang membantu sang ibu justru menarik kepala bayi yang sedang keluar. Tarikannya terlalu keras hingga membuat kepala sang bayi putus.

Perawat tersebut kemudian menyembunyikan tubuh bayi dan mengirim ibunya ke rumah sakit lain. Sang perawat, menurut laporan tersebut, berdalih ada masalah dengan pasien dan pasien tersebut membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Perawat itu membiarkan kepala bayi yang telah terputus terperangkap di dalam rahim pasien.

Ayah dari sang bayi nahas ini kebingungan dengan berbagai tindakan persalinan yang menjadi semakin rumit. Apalagi para staf dari rumah sakit tersebut sama sekali tidak memberikan informasi apapun. Hanya saja, saat ditangani oleh petugas dari rumah sakit lainnya, yakni Ummed Hospital, Jodhpur, terungkaplah skandal proses persalinan yang mengerikan ini.

Awalnya, petugas di rumah sakit kedua ini hanya akan menjalani prosedur operasi demi mengangkat plasenta yang dianggap menghalangi proses persalinan, namun yang terjadi justru mereka menemukan tubuh bayi tanpa kepala. Mereka langsung memberitahu keluarga pasien dengan penuh keheranan. Pihak keluarga pun terkejut dengan fakta ini.

Tak terima, keluarga pasien langsung melaporkan dua perawat yang bertanggung jawab pada proses persalinan di rumah sakit pertama kepada polisi. Tatkala akan dimintai keterangan, pihak rumah sakit tersebut bahkan langsung memberikan bagian tubuh sang bayi yang sudah lepas.

Beberapa komplikasi yang bisa terjadi saat proses persalinan

Kasus yang terjadi di India ini memang murni karena keteledoran petugas medis, namun pakar kesehatan menyebut proses persalinan sebagai tindakan yang cukup berpotensi menyebabkan berbagai macam komplikasi.

Berikut adalah beberapa komplikasi saat persalinan yang wajib kita waspadai, dikutip covesia.com dari laman doktersehat:

Bayi sungsang

Posisi ideal bagi bayi untuk melahirkan adalah kepala yang berada di bawah. Hanya saja, terkadang bayi tidak berada dalam posisi ideal tersebut di rahim ibu sehingga bisa membuat proses persalinan tidak bisa dilakukan dengan lancar. Bahkan, besar kemungkinan hal ini akan membuat ibu harus menjalani prosedur operasi cesar.

Proses persalinan yang sangat lama

Normalnya, proses persalinan akan berlangsung sekitar beberapa jam saja. Hanya saja, dalam beberapa kasus prosesnya bisa berlangsung hingga puluhan jam atau berhari-hari. Jika kondisi ini dibiarkan, bisa jadi ibu akan lebih rentan terkena infeksi, apalagi jika air ketuban sudah sampai pecah. Terkadang, kondisi ini juga bisa membuat ibu harus menjalani prosedur operasi caesar.

Prolaps tali pusar

Kondisi ini berbeda dengan kondisi bayi terlilit pusar. Prolaps tali pusar bisa dijelaskan sebagai kondisi tali pusar yang justru masuk ke jalan lahir terlebih dahulu setelah pecahnya air ketuban. Dalam beberapa kasus, bisa jadi tali pusar ini keluar terlebih dahulu dibandingkan bayi saat proses persalinan. Hal ini bisa membahayakan nyawa bayi.

Bayi terlilit tali pusar

Tali pusar bisa saja melilit bayi dan bisa menyebabkan terganggunya aliran darah. Jika sampai hal ini terjadi, bayi bahkan akan lebih rentan terkena kematian. Dalam banyak kasus, kondisi ini akan membuat prosedur operasi caesar dilakukan.

Perdarahan parah

Melahirkan secara normal memang bisa menyebabkan perdarahan, namun dalam beberapa kasus, perdarahan bisa berlangsung dengan sangat buruk, apalagi jika plasenta masih ada yang tertinggal dan terjadi infeksi pada rahim.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga