Ini Manfaat Luar Biasa dari Kunyit yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Tingkatkan Daya Ingat

Ini Manfaat Luar Biasa dari Kunyit yang Jarang Diketahui Salah Satunya Tingkatkan Daya Ingat ilustrasi foto: Pixabay

Covesia.com - Kunyit adalah satu dari sekian banyak jenis rempah asli Indonesia yang sering digunakan untuk berbagai macam kebutuhan. Tanaman rimpang ini sering digunakan untuk pelengkap bumbu masakan, diminum menjadi jamu, dan obat kecantikan.

Pada dasarnya, kunyit baik untuk mengatasi peradangan, baik di dalam maupun luar tubuh. Karena itulah, kunyit dapat memberikan khasiat signifikan untuk beberapa penyakit, seperti kanker, artritis reumatoid, dan beberapa jenis infeksi lainnya.

Tak hanya itu, menurut dr. Kartika Mayasari dikutip covesia.com dari KlikDokter, dalam kunyit juga terdapat kandungan kurkumin yang merupakan antioksidan yang kuat. Antioksidan bermanfaat untuk melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Selain itu, dari sekian banyak manfaat yang terkandung, kunyit juga berkhasiat untuk meningkatkan daya ingat. Lalu, bagaimana cara kerjanya?

Kunyit berkhasiat sebagai pelindung otak

Dilansir dari Medical News Today, sebuah studi yang baru-baru ini diterbitkan dalam American Journal of Geriatric Psychiatry memberikan bukti lebih lanjut bahwa kandungan kurkumin dalam kunyit dapat melindungi otak. Para peneliti menguji senyawa tersebut pada 40 orang dewasa berusia antara 51 hingga 84 tahun yang semuanya memiliki masalah ingatan ringan.

Selama total 18 bulan, para peserta dipisah menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengonsumsi 90 miligram kurkumin dua kali sehari, sementara kelompok lainnya mengonsumsi plasebo. Pada awal studi, seluruh peserta menjalani tes kognitif standar setiap enam bulan sekali.

Pemindaian otak juga dilakukan untuk menilai kadar beta-amiloid dan tau, yakni protein yang dianggap sebagai ciri khas penyakit Alzheimer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek yang mengonsumsi kunyit dua kali sehari menunjukkan peningkatan 28 persen dalam hal daya ingat. Hal yang sebaliknya terjadi pada subjek yang hanya mengonsumsi plasebo.

Kelompok partisipan yang mengonsumsi kunyit juga mengalami sedikit peningkatan suasana hati (mood). Penemuan ini cukup mengejutkan banyak pihak, meski ada beberapa hal yang perlu penelitian lebih lanjut.

Studi lebih lanjut akan dilakukan dengan melibatkan lebih banyak partisipan dengan gangguan spesifik, termasuk pengidap depresi ringan dan yang memiliki risiko genetik terkena Alzheimer di masa depan.

Tujuan dari penelitian ini adalah mencari tahu apakah faktor-faktor tertentu, seperti usia, keparahan masalah kognitif, dan gen yang berhubungan dengan Alzheimer dapat memengaruhi efek kurkumin pada suasana hati serta memori. Hasil yang ditemukan juga cukup relevan, meski perlu dipastikan lewat penelitian selanjutnya.

Konsumsi kunyit dalam batas wajar

Namun begitu, segala asupan harus dikonsumsi dalam batas wajar. Hal ini juga berlaku untuk kunyit, terutama bagi para ibu hamil. Perempuan yang sedang hamil tidak bisa mengonsumsi kunyit dalam jumlah banyak karena dapat menimbulkan kontraksi.

“Salah satu efek yang perlu diperhatikan ibu hamil adalah efek stimulasi atau perangsangan kontraksi rahim (uterus) sehingga ada risiko terjadi aborsi atau keguguran. Jadi bisa memicu kontraksi rahim, bukan tidak menyebabkan kehamilan,” ujar dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter.

Namun begitu, belum diketahui berapa banyak kandungan kurkumin yang dapat menimbulkan kontraksi hebat pada rahim hingga dapat mengakibatkan keguguran.

Banyak manfaat yang dapat diperoleh ketika mengonsumsi kunyit secara rutin, termasuk untuk meningkatkan daya ingat. Akan tetapi, konsumsilah kunyit dalam batas wajar dan tidak berlebihan agar khasiatnya terasa pada tubuh anda. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terkait jumlah aman yang dapat anda konsumsi.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga