BPJS Kesehatan: Tingkatkan Pemahaman Tentang JKN-KIS Melalui Sosialisasi

BPJS Kesehatan Tingkatkan Pemahaman Tentang JKNKIS Melalui Sosialisasi Foto: Covesia/ Debi Kurnia

Covesia.com - Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Arief Syaefuddin mengatakan bahwa untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang manfaat program Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) perlu adanya sosialiasi ditengah masyarakat.

"BPJS Kesehatan harus menggalakkan sosialisasi untuk memastikan para peserta memahami hak, kewajiban, manfaat hingga prosedur penjaminan pelayanan kesehatan JKN-KIS, serta terpenuhinya informasi yang akurat," katanya, Kamis (11/10/2018) saat melakukan kegiatan sarasehan kepada PWRI, LVRI dan PEPABRI di Bukittinggi. 

Ia menjelaskan jika sosialisiasi tentang pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai program JKN-KIS sudah tersampaikan maka proses pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan mekanisme untuk menjadi peserta JKN-KIS akan mudah.

"Ada banyak manfaat yang bisa dirasakan bagi peserta JKN-KIS yakni pemberian pelayanan kesehatan yang optimal dan sesuai dengan prosedur," sebutnya.

Sementara itu, brand ambassador BPJS Kesehatan, Ade Rai juga menyampaikan pola hidup sehat dalam keseharian dengan menjadi peserta JKN-KIS.

"Pola hidup sehat karena selain mudah jauh lebih murah biayanya ketimbang membeli sehat saat sudah sakit. Kunci untuk hidup sehat adalah menjaga makanan yang masuk ke tubuh karena jika semua masuk ibarat rumah akan menyebabkan banyak sampah yang masuk. Lalu kita harus meningkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga secara rutin dan beristirahat dengan cukup dan berkualitas," jelas Ade Rai.  

Dalam kesempatan tersebut Ade Rai juga menekankan pentingnya kontribusi semua pihak dalam kesinambungan Program JKN-KIS. Menurutnya negara punya tujuan mulia membuat program JKN-KIS agar mereka yang selama ini kesulitan biaya untuk berobat mendapatkan pelayanan kesehatan yang terjamin walaupun banyak tantangan untuk menciptakan sistem yang baik. 

"Diharapkan semua pihak dapat berpartisipasi sebagai peserta dan rutin membayar iuran tidak hanya ketika sakit. Hakikat program JKN-KIS adalah ketaatan selaku warga negara, perlindungan kesehatan bagi diri pribadi dan mengedepankan prinsip dengan gotong royong semua tertolong," serunya.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga