Pijat Setelah Melahirkan, Bolehkah Dilakukan?

Pijat Setelah Melahirkan Bolehkah Dilakukan ilustrasi

Covesia.com - Melahirkan adalah proses yang panjang dan melelahkan bagi para wanita. Itulah mengapa para ibu baru sering minta dipijat untuk mengusir rasa lelahnya.

Namun yang jadi pertanyaan, apakah ibu boleh melakukan pijat setelah melahirkan? Aman atau justru berbahaya, ya? Simak informasinya berikut ini, dikutip covesia.com dari laman hellosehat.

Apakah boleh melakukan pijat setelah melahirkan?

Pijat diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, di antaranya untuk rileksasi tubuh dan pikiran hingga menyembuhkan nyeri tubuh. Nah, kabar baik bagi para ibu yang baru melahirkan, Anda boleh melakukan pijat setelah melahirkan, lho.

Manfaat pijat setelah melahirkan sebetulnya tidak jauh berbeda dengan jenis pijat lainnya, yaitu:

  • Meregangkan otot-otot tubuh, terutama di bagian perut, punggung bagian bawah, dan pinggul.
  • Melancarkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.
  • Merangsang produksi hormon endorfin yang bermanfaat untuk meredakan nyeri tubuh.
  • Memicu produksi hormon oksitosin untuk melancarkan ASI saat menyusui.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Mengatasi sindrom baby blues dan depresi setelah melahirkan.

Selain aman untuk wanita yang melahirkan normal, pijat ini juga aman untuk anda yang baru saja melahirkan secara caesar. Justru jenis pijat ini dapat mempercepat pemulihan.

Ini karena tekanan lembut yang diberikan dapat melancarkan aliran darah sehingga proses penyembuhannya jadi lebih cepat.

Yang harus diperhatikan sebelum melakukan pijat setelah melahirkan

Meskipun manfaat pijat setelah melahirkan ini sangat menggoda, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. Pijat ini pada dasarnya aman selama dilakukan oleh terapis yang bersertifikat dan berpengalaman.

Jika anda baru saja melahirkan secara caesar, sebaiknya tunggu dulu sampai bekas luka anda kering dan sembuh sebelum mulai melakukan pijat. Ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 2 minggu, tapi tanyakan lagi pada dokter kapan anda benar-benar pulih.

Hindari memijat area di sekitar bekas luka pada perut untuk mencegah infeksi atau demam. Sebaiknya, arahkan saja pada kaki, kepala, lengan, dan punggung anda yang juga rentan mengalami pegal-pegal setelah melahirkan.

Yang tak kalah penting, pastikan si kecil masih dalam jangkauan anda selama pijat. Mintalah bantuan orangtua atau mertua untuk mengasuh si kecil sementara waktu setidaknya sampai anda selesai dipijat.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga