Dari 4 Kepribadian ini, Kamu Termasuk Tipe yang Mana?

Dari 4 Kepribadian ini Kamu Termasuk Tipe yang Mana ilustrasi foto: Pixabay

Covesia.com - Pada dasarnya jiwa manusia memiliki dua aspek yakni aspek  kemampuan dan aspek kepribadian. Kemampuan meliputi, prestasi belajar, intelegensi, dan bakat. Sedangkan kepribadian meliputi watak, sifat, penyesuaian diri, minat, emosi, sikap serta motivasi.   

Kepribadian sangat erat kaitannya dengan pola penerimaan lingkungan sosial terhadap seseorang. Jika terdapat kesesuaian antara kepribadian yang dimiliki dengan lingkungan sosial maka akan terjadi keseimbangan. Sehingga seseorang akan mengalami penerimaan yang baik ketika kepribadiannya sesuai dengan masyarakat di lingkungannya tersebut.

Menurut G.W.Allport dalam buku Child Development karangan Elizabeth Hurlock mengatakan, kepribadian adalah organisasi dinamis dari sistem psikofik dalam diri individu yang menentukan penyesuaiannya yang unik terhadap lingkungan.

Nah, berikut ini dijelaskan empat tipe kepribadian menurut Galen, penasaran kamu termasuk ke tipe yang mana?

Berdasarkan penemuannya pada doktrin Hipocrates Galen berpendapat bahwa tubuh manusia dibentuk dari darah, zat empedu kuning, zat empedu hitam, dan zat lendir yang berkaitan dengan empat tipe tempramen manusia.

1. Sanguinis (Si Superstar)

Dengan kekuatan pengaruh zat darah sanguinis dicirikan dengan orang yang giat, aktif.  Orang sangunis juga memiliki kepribadian hidup mengalir begitu saja, ramah, mudah bergaul, periang, murah senyum, dan optimistis.

Tentang sikapnya selalu periang dan segala sesuatu yang sedang dihadapi dianggap begitu penting. Namun, sanguinis dapat dengan mudah melupakan hal yang sebelumnya dianggap penting.

Selain itu, orang sanguinis merupakan seorang yang sering memolorkan waktu untuk membayar sampai pemberi hutang bosan untuk menagih. Jiwa sanguinis amat luwes, supel, mudah bergaul dan periang.

Sanguinis juga dikenal dengan banyak omong sebab memiliki kemampuan dalam berkomunikasi. Ia juga termasuk tipe orang yang ingin dikenal. Hal yang paling patut ditiru adalah sikap optimis dan selalu berpikir positif terhadap suatu hal.

Sanguinis juga dikenal dengan jiwa humoris dan mudah bergaulnya, tak heran sanguinis biasanya memiliki banyak teman.

Tak dipungkiri bahwa sanguinis juga memiliki sisi negatif antaranya jadwal hidup yang tidak teratur, berfikiran pendek, sulit berkonsentrasi dan sebagainya.

2. Koleris (Si Kuat)

Dengan kekuatan penuh zat empedu kuning dicirikan dengan temperamen suka marah.. Beberapa kepribadian korelis seperti hidup penuh semangat, kerja keras, daya juang tinggi, orang yang optimistis.

Selain itu, suka mengatur, merasa menjadi penguasa, pendendam, dan serius. Orang tipe kepribadian korelis mudah  mudah dibangkitkan gairahnya. Di sisi lain koleris juga mudah menjadi tenang jika melihat lawan yang dihadapinya mengaku kalah.

Koleris suka bila dipuji, apalagi bila di depan umum. Dilihat dari fisiknya orang koleris suka menjaga penampilan, kemegahan dan formalitas, bangga dan cinta  pada diri sendiri. Orang ini juga sopan tetapi dengan cara yang formal. Sedangkan dia juga bisa sakit hati luar biasa jika orang lain menolak ajakannya. Koleris juga mudah bergaul, optimis, dan ahli berbicara di depan umum.

Tentunya di balik sikap positifnya koleris juga memiliki kekurangan, ia paling tidak suka melihat orang lain bersantai padahal dirinya bekerja, tidak sabaran, kadang suka berperilaku kasar,  Koleris juga suka mengatur dan memerintah orang lain.

Orang korelis suka perkara kontoversi dan pertengkaran. Selain itu, ia minim rasa simpati, suka memperalat orang lain. Jika marah juga sulit untuk memaafkan.

3. Melankolis (Si Sempurna)

Dengan zat empedu hitam dicirikan dengan mudah depresi atau sedih. Biasanya melankolis mudah kecewa, daya juang kecil, muram, pesimistis, penakut, peragu dan kaku.  Tipe temperamen melankolis menganggap segala sesuatu itu penting. Bahkan disetiap keadaan orang melankolis memiliki alasan untuk merasa khawatir.

Cara mendeteksi seseorang berkepribadian melankolis tidaklah sulit. Ciri utamanya adalah sensitif, romantis, empati tinggi, teratur, pendengar yang baik, dan suka mikir. Sedangkan ciri yang paling menonjol adalah perfeksionisnya dalam segala sesuatu. Melankolis juga cendrung memiliki jiwa seni yang tinggi dan lebih memilih bekerja di balik layar.

Namun, di balik sisi positifnya, tipe melankolis super sensitif, sukamenyendiri dan ia nyaman dengan kesendiriannya. Ia juga suka membesar-besarkan masalah yang kecil, cenderung tertutup, hanya bercerita masalahnya pada orang yang dipercayainya.

Hal terparah melankolis suka memandang dirinya rendah dan remeh. Ia juga sering berpikir negatif terhadap sesuatu.

4. Plegmatis (Si Pencinta damai )

Dengan kekuatan penuh cairan lendir. Dicirikan dengan cepat lelah dan malas. Tipe plegmatis cendrung menganggap sesuatu dengan santai, tenang, sulit dipengaruhi, setia, dingin, dan sabar. Sekilas tak memiliki semangat

Ia bertindak atas dasar keyakinan bukan atas dorongan naluri. Dia juga memiliki sikap kebijaksaan yang tinggi. Oleh sebab itu ia mudah bergaul. Kadang sikapnya menipu, seolah memberi orang lain kesempatan padahal itu untuk dirinya sendiri.

Ia suka akan kedamaian. Bila kamu memiliki teman yang sukanya menghindari masalah bisa jadi dia termasuk tipe plegmatis. Sebenarnya tipe plagmatis adalah orang yang memiliki hati yang baik, rendah hati dan penyabar. Dan ciri khasya adalah sifat kalem nya, ia juga bisa menjadi pendengar yang baik dan memiliki humor yang cukup tinggi.

Sisi negatif plegmatis suka menunda-nunda pekerjaan. Apalagi kalau lagi malas, ampun dah. Sikap simpel yang berlebihan juga membuat ia suka mengambil segala sesuatu seenaknya saja. Selain itu mereka memilikli sikap kikir, agak egois dan penakut.

Dari empat tipe tersebut, kamu boleh menilai temanmu dari ciri-ciri yang disebutkan, apakah mereka Sanguinis, Koleris, Melankolis atau Plegmatis? Atau menilai dirimu sendiri kamu cenderung ke tipe kepribadian yang mana?

Magang : Laila Marni

Berita Terkait

Baca Juga