Berburu Barang Bekas? Perhatikan 6 Tips ini

Berburu Barang Bekas Perhatikan 6 Tips ini ilustrasi

Covesia.com - Banyak hal yang membuat banyak orang rela memburu barang bekas yang dijual di pasar. Membeli barang bekas bukan tindakan terlarang. Malah bisa menjadi cara alternatif bagi kamu yang ingin memiliki barang dengan harga lebih murah, namun tetap berkualitas.

Seperti membeli mobil bekas, membeli motor bekas, sepeda bekas, furniture, asesoris, hingga rumah second. Semua barang bekas itu bisa kamu miliki dengan harga miring.

Peminat barang lawas juga bisa dikatakan tidak sedikit. Terbukti dengan terus bertahannya para pedagang barang bekas di sejumlah lokasi. Situs online yang menjual barang bekas juga bermunculan.

Berbelanja barang bekas di pasar, tentunya punya banyak tantangan yang mungkin akan membuat anda kapok untuk datang lagi di kemudian hari. Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk pergi ke pasar barang bekas, berikut beberapa tips berikut yang harus anda perhatikan, dikutip covesia dari laman prelo:

1. Berpenampilan sederhana

Jika kamu datang ke pusat belanja dengan penampilan kekinian, maka jangan menerapkan gaya yang sama ketika kamu sedang membeli barang bekas di pusat penjualannya. Sebab penampilanmu akan  memengaruhi harga barang yang ditawarkan.

Jika penampilanmu tampak seperti orang berdompet tebal, dengan memakai perhiasan mencolok dan berpakaian bagus, para pedagang akan menawarkan harga yang cukup tinggi. Jadi berpenampilanlah secara sederhana dan tidak terlalu mencolok.

Tinggalkan saja perhiasan di rumah dan ganti pakaian menjadi lebih sederhana demi mendapatkan harga yang terjangkau.

2. Bawa uang secukupnya

Mengingat anda hanya akan berbelanja barang bekas, maka tidak perlu repot-repot membawa uang dengan nominal yang terlalu banyak. Lebih baik ‘bermain aman’ dengan membawa uang secukupnya karena belanja barang bekas tidaklah terlalu mahal.

Bila kurang, anda bisa mengambil uang lagi di ATM. Dan hal tersebut untuk menghindari berbagai tindak kejahatan yang ada di pasar.

3. Tawar menawar sampai murah

Berhubung tidak ada banderol harga, jangan cepat pasrah dengan harga yang ditawarkan pedagang. Coba saja tawar hingga harga yang anda inginkan. Biasanya pedagang bisa menaikkan harga 2 hingga 3 kali lipat dari harga yang seharusnya.

4. Cek kualitas barang belanjaan

Jangan tertipu dengan merek ternama yang tertera di pakaian bekas yang anda beli. Coba perhatikan keaslian barangnya dengan seksama. Label tersebut bisa saja ditempel oleh penjual atau mungkin barang tersebut bukan barang asli.

Selain itu, cek juga kerusakan-kerusakan yang ada di barang tersebut, kalau memang masih dapat diperbaiki dan anda bersedia untuk memperbaiknya, maka tidak ada salahnya membeli barang tersebut. Namun jika sudah terlalu sulit, tidak perlu menambah volume sampah di rumah.

5. Gunakan masker

Pasar barang bekas merupakan sarang penyakit. Kita tidak tahu milik siapa dan dari negara mana barang-barang yang dijajakan disana berasal. Untuk itu, lebih baik untuk sedikit waspada dengan menggunakan masker agar terhindar dari udara yang mungkin menjadi penghantar penyakit paling potensial di pasar barang bekas tersebut.

6. Cuci hasil belanjaan

Barang bekas yang ada di pasar tidak dipilih dan dicuci dengan baik oleh penjualnya. Setelah selesai berbelanja, pastikan mencuci baju bekas yang anda beli dengan merendamnya secara seksama dengan cairan antiseptik untuk memastikan kumannya mati sempurna.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga