Intip Yuk 8 Tips Sukses Jadi Youtuber

Intip Yuk 8 Tips Sukses Jadi Youtuber ilustrasi foto: Pixabay

Covesia.com - YouTube menjadi salah satu situs pemutar video yang paling populer di dunia. Tak mengherankan jika pengguna layanan yang satu ini jumlahnya luar biasa besar, dan mungkin saja kamu salah satu di antaranya. Tidak hanya menonton berbagai macam video saja, YouTube juga memungkinkan kamu untuk mengunggah dan berbagi video kamu dengan yang lainnya.

Banyak orang menjadikan YouTube sebagai sumber pendapatan mereka, tentu dengan jumlah yang tidak sedikit. Lumayan besar, tergantung pada jumlah pengunjung dan juga jumlah klik pada iklan yang terdapat di dalam video tersebut.

Menjadi youtuber nyaris sama dengan menjadi artis, sutradara, sekaligus produser. Kamu harus berjiwa seni, inovatif, dan jeli melihat selera pasar. Bukan sekadar menguasai hal-hal teknis, seorang youtuber dituntut punya kreativitas tiada henti.

Inilah kenapa kamu harus terus menggali kreativitas dan ide-ide baru. Ada beberapa varian genre video YouTube yang bisa kamu tampilkan secara bergantian. Dengan cara ini maka idemu bisa tergali lebih dalam, dan para subscriber pun tidak jenuh.

Beberapa contoh genre yang bisa dicoba:

  • Video tutorial: Sesuai namanya, video ini berisi petunjuk atau tutorial membuat atau melakukan sesuatu. Contoh: Tutorial memakai hijab, tutorial merakit gadget, tutorial memandikan kucing.
  • Video parodi: Berisi parodi atau plesetan dari video klip penyanyi terkenal. Penggemarnya cukup banyak, lho.Contoh: Parodi Duo Serigala, Parodi Agnez Mo.
  • Video cover: Video yang menampilkan penyanyi yang membawakan lagu penyanyi top, bisa dalam versi lain atau berusaha menyamai. Contoh: Cover version Slank oleh Lana.
  • Video ulasan: Mengulas film, video games, buku, restoran, gadget, dan produk lain.Contoh: Review

Tertarik menjadi YouTuber? Simak beberapa cara berikut ini, yang dapat membuat kamu sukses menjadi seorang YouTuber dirangkum covesia.com dari berbagai sumber:

1. Menentukan ide

Pertama adalah tentukan ide, atau materi apa yang kamu kuasai. Paling mudah adalah awali dari hobi. Bukan hanya fokus pada hasil, tapi kamu akan fokus dengan aktivitas ini meski melelahkan, karena selalu menyukai apa yang kamu lakukan.

Sebagai contoh bila kamu suka bermain game. Banyak YouTuber gamer yang sukses, contohnya adalah PewDiePie seperti video diatas. Chanel PewDiePie diduga adalah youtuber paling sukses sedunia dengan hasil miliaran rupiah.

Sah-sah saja kalau kamu mau contoh juga, tapi berikan ciri khasmu. Pasti apa yang kamu alami saat bermain game berbeda dengan yang dirasakan orang lain.

Dari sana kamu bisa menceritakan pengalamanmu bermain game. Bagaimana kamu bisa mencapai levelmu yang bukan pemula lagi, kendala apa saja yang kamu hadapi dan lainnya.

Atau mungkin kamu suka travelling, kamu bisa mereview tempat-tempat wisata yang kamu datangi itu. Atau bahkan kalian yang hobi makan, bisa mereview berbagai makanan. Dan masih banyak ide yang lainnya.

2. Bikin channel YouTube

Sama seperti TV, YouTube punya channel atau saluran khusus. Siapa saja bisa membuatnya. Jika sudah punya akun Google, otomatis akan memiliki akun YouTube dan bisa mendaftar untuk membuka channel.

Perhatikan pemilihan nama channel, sebisa mungkin sangat menggambarkan dirimu atau konten yang akan kamu unggah. Pakailah username yang singkat, mudah diingat, dan orisinal. Sekali membuat username, sebaiknya jangan pernah menggantinya, sebab itu adalah brand-mu.

3. Kuasai teknik editing

Ada banyak aplikasi yang mempermudah proses editing video. Jika kamu bisa menguasainya, maka proses mengedit video ditambah kreativitas oke, akan menghasilkan video ciamik.

Berikut beberapa aplikasi editing video yang bisa dipelajari:

  • Windows Video Maker: Dilengkap fitur efek, transisi, judul atau credit, audio track,timeline narasi, dan auto movie.
  • Avidemux: Bisa diundung gratis. Avidemux membantumu melakukan pemotongan sederhana, penyaringan, dan pengodean. Mendukung banyak jenis file, seperti AVI, DVD file, MPEG yang kompatibel, MP4, dan ASF, menggunakan berbagai codec.
  • Wax: Aplikasi ini sangat fleksibel. Bermanfaat membuat efek 2D dan 3D. Ingin membuat efek ledakan, asap, hujan, kebakaran? Wax bisa membantumu mewujudkannya.

4. Unggah konten

Usahakan selalu mengunggah konten video dalam kualitas gambar terbaik. Jika tidak, akan membuat orang enggan menontonnya, kendati kontennya bagus. Video di YouTube sebisa mungkin juga jangan terlalu panjang durasinya, sebab akan membuat orang enggan menontonnya sampai habis, mengingat keterbatasan bandwidth internet.

Konsistenlah dengan jenis kontenmu. Jika nama channel-nya “ Diari Kucingku”, maka sebaiknya semua konten bertema sama, video tentang perilaku kucing sehari-hari yang lucu.

Dan rutinlah memperbarui kontenmu, misalnya setiap seminggu sekali atau setiap tiga hari sekali. Dengan jadwal rutin, maka penonton atau subcsriber tidak akan ketinggalan acaramu.

5. Endorse produk tertentu

Selain beberapa cara di atas, kamu juga bisa mendapatkan penghasilan dari Youtube dengan cara meng-endors produk orang lain. Namun ini hanya bisa kamu lakukan jika ternyata kamu memang telah memiliki jumlah subscribers yang sangat banyak terlebih dahulu, sebab orang tentu tidak ingin menggunakan akun yang begitu sepi pengunjung untuk memasarkan produk mereka, bukan?

6. Uangkan videomu!

Ada beberapa cara untuk monetize alias menguangkan videomu: Salah satu cara simpel mendapatkan uang dari YouTube adalah melalui iklan. Ini berarti kamu mengizinkan pihak YouTube memasang iklan di channel-mu.

Klik tab monetization saat mengunggah video dan tandai kolom “Monetize with Ads”. Setelah mengunggah video, buka tab video manager dan klik tanda “$” pada video yang dimaksud. Tandai lagi kolom “Monetize with Ads”.

7. Google AdSense

Mendaftar ke Google AdSense bisa dilakukan gratis di webnya dengan mengeklik Sign Up Now. Kamu harus berusia di atas 18 tahun untuk memiliki akun ini. Jika usiamu di bawah 18, mintalah bantuan kakak, orang tua, atau teman yang lebih tua. Kamu juga harus punya akun PayPal atau rekening bank untuk bisa menerima pembayaran dari Google AdSense.

8. Cek dan analisis

Mengetahui detail pengunjung, berapa kali video kita diklik, sangat perlu. Selain untuk membandingkan kualitas videomu, memeriksa, dan menganalisis data ini juga dibutuhkan untuk tahu seberapa besar pendapatan. Klik opsi analytics di menu Channel. Di sini bisa dipantau berapa banyak videomu ditonton, pendapatan, tampilan iklan, demografi, dan sebagainya.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga