Cara Meditasi yang Aman Dilakukan oleh Ibu Hamil

Cara Meditasi yang Aman Dilakukan oleh Ibu Hamil

Covesia.com - Stres yang dirasakan saat hamil tergolong hal yang normal. Hal ini disebabkan oleh adanya perubahan hormon. Salah satu pilihan yang dapat dilakukan oleh ibu hamil (bumil) untuk mengatasinya adalah rutin melakukan meditasi.

Meditasi adalah latihan pemusatan perhatian pada pernapasan dan pemikiran. Meditasi dapat dilakukan kapan dan di mana saja, bahkan ketika makan. Selain menenangkan, aktivitas ini juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kesehatan jantung, dan menjaga tekanan darah.

Beragam Manfaat Meditasi Untuk Kehamilan

Ada berbagai manfaat meditasi yang dapat diperoleh oleh ibu hamil. Penelitan menunjukkan, meditasi dapat membantu ibu hamil mengelola emosi sekaligus mengurangi kecemasan dan depresi. Manfaat meditasi yang dilakukan melalui yoga juga diketahui dapat meredakan stres, sehingga ibu hamil dapat merasa lebih tenang dalam menjalani kehamilannya.

Selain itu, meditasi meditasi dapat membuat ibu hamil tidur lebih nyenyak sehingga tubuh menjadi lebih segar. Tidur yang cukup juga bermanfaat untuk mengurangi gejala morning sickness.

Stres atau depresi bukan hanya rentan terjadi saat hamil, tapi juga setelah melahirkan. Depresi setelah melahirkan atau yang biasa dikenal dengan istilah Manfaat meditasi, juga bisa dirasakan oleh Si Kecil dalam kandungan Bumil. Mengurangi stres pada ibu hamil, dapat mengurangi risiko kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah.

Cara Melakukan Meditasi untuk Bumil

Meditasi tergolong aman untuk menjaga stamina tubuh dan menghilangkan stres pada ibu hamil. Sebaiknya hindari beberapa jenis olahraga yang cukup berat, seperti basket, sepak bola, dan mendaki gunung.

Berikut beberapa cara meditasi yang aman dilakukan oleh ibu hamil dikutip covesia.com dari laman alodokter:

Latihan pernapasan

Gerakan paling sederhana yang dapat Bumil lakukan adalah latihan pernapasan. Caranya adalah dengan duduk sambil bernapas melalui hidung dengan mulut tertutup. Pejamkan mata dan rasakan setiap hembusan napas yang dihirup. Tahan napas selama beberapa detik dan keluarkan secara perlahan melalui hidung.

Bumil bisa melakukan gerakan ini sambil duduk di matras ataupun tempat tidur dengan posisi yang senyaman mungkin. Lakukan gerakan ini beberapa kali sampai pikiran Bumil benar-benar tenang.

Relaksasi otot

Latihan relaksasi otot bertujuan untuk melemaskan otot yang kaku. Bumil dapat duduk di tempat tidur atau matras dengan posisi senyaman mungkin. Rasakan bagian tubuh yang tegang, lakukan peregangan pada bagian tersebut.

Misalnya, tangan Bumil merasa tegang, maka angkat kedua tangan ke depan. Kemudian lakukan gerakan peregangan tangan ke atas dan ke bawah secara perlahan. Setiap gerakan bisa Bumil lakukan selama 5 detik. Ulangi gerakan tersebut selama beberapa kali sampai bagian yang tegang benar-benar relaks.

Latihan visualisasi objek

Cara melakukan latihan visualisasi adalah membayangkan suatu hal yang membuat Bumil bahagia. Seperti berada di taman atau atau berjalan di pinggir pantai dengan udara yang sangat sejuk. Bayangkan hal-hal yang membahagiakan tersebut dengan detail, seperti aroma udara yang dihirup dan warna langit yang dilihat.

Bumil bisa melakukan hal ini sambil duduk bersila di tempat yang Bumil senangi, seperti taman ataupun ruang keluarga. Selama melakukan latihan ini, atur pernapasan.

Selain melakukan meditasi seperti contoh di atas, yoga untuk ibu hamil dapat menjadi pilihan. Yoga cocok dilakukan oleh ibu hamil pada trimester ketiga. Yoga dapat bermanfaat untuk membuat proses persalinan berjalan lebih lancar dan mudah.

Jangan biarkan stres mengganggu Bumil karena memiliki berbagai efek yang dapat mengganggu kesehatan. Meditasi dapat menjadi pilihan cara mengatasinya. Meski demikian, Bumil dapat meminta saran dokter terlebih dahulu sebelum melakukan meditasi ataupun cara lain yang dianggap efektif.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga