Kasus DBD di Mentawai Meningkat

Kasus DBD di Mentawai Meningkat Ilustrasi Nyamuk penyebab DBD (Foto: Pixabay)

Covesia.com - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat sejak dua minggu belakangan meningkat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mentawai, Lahmudin Siregar sat dikonfrirmasi covesia.com, Rabu (12/9/2018).

Ia mengatakan untuk saat ini di kecamatan Siberut Selatan mencapai 38 orang, 2 orang yang positif terjangkit DBD.

"Untuk saat ini kasus DBD di Siberut Selatan ini terjadi sejak dua minggu belakangan. Sekira 11 orang dirawat di Puskesmas Muara Siberut, sementara 27 orang lainnya sudah dinyatakan pulih. 1 pasien dirujuk ke Padang dan 1 pasien dirujuk ke RSUD Mentawai dengan alasan keluarga pasien berada di Tuapejat," ungkap Lahmudin.

Lebih lanjut Lahmudin mengatakan bahwa penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk ini merupakan kasus impor.

“Ada warga Mentawai yang terjangkit virus dengue di Padang dan kembali ke Siberut Selatan sehingga terjadi penularan virus tersebut,” tutur Lahmuddin.

Lahmudin menambahkan bahwa kondisi Mentawai yang sudah semakin terbuka dengan adanya akses transportasi seperti kapal menjadi penyebab menularnya penyakit DBD ini.

Mengatasi wabah terkait virus dengue itu, jajaran Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat, petugas puskesmas, kecamatan dan stake holder terkait untuk melakukan kegiatan goro membersihkan lingkungan sekitar, gerakan massal 3M (Menutup tempat penampung air, Menguras Bak Mandi / tempat penampungan air, dan Mengubur atau mendaur ulang barang bekas), dan fogging (pengasapan menggunakan zat kimia untuk membasmi sarang nyamuk) pada titik mapping (pemetaan) penyebaran penyakit DBD.

Sementara aksi goro dan fogging Lahmuddin katakan sudah dilakukan di kecamatan Siberut Selatan pada selasa (11/9/2018) lalu. Selanjutnya akan dilakukan goro dan fogging di kecamatan lainnya untuk membasmi nyamuk pembawa virus dengue.

“Kita semua sebaiknya mengantisipasi  penyakit DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi tumpukan / gantungan kain agar terhindar dari sarang nyamuk. Jika terjangkit segera menemui petugas kesehatan terdekat,” ujar Lahmuddin. 

Kontributor Mentawai: Kornelia Septin Rahayu

Berita Terkait

Baca Juga