Berbagai Hal Unik dari Ko Tang, Barbershopnya Para Pejabat

Berbagai Hal Unik dari Ko Tang Barbershopnya Para Pejabat

Covesia.com - Tempat potong rambut bernama Ko Tang ini mitosnya bisa membawa hoki. Kabarnya setiap pejabat yang datang untuk cukur rambut kesini entah mengapa mendapat keberuntungan dengan naik pangkat. Tidak hanya sekali dua kali tempat ini didatangi pejabat.

Mitos hoki yang ada di Ko Tang membuat banyak pejabat datang ke sini untuk cukur rambut. Mulai dari nama Sandiaga Uno, Djarot Saiful Hidayat, bahkan presiden RI, Joko Widodo juga ternyata pernah mampir ke ko Tang untuk cukur rambut dan  percaya atau tidak mereka menikmati hoki yang menjadi mitos dari ko Tang.

Presiden RI, Joko Widodo juga pernah cukur rambut di Ko Tang saat beliau masih menjabat sebagai Walikota Solo. "Ga pernah ngundang siapa-siapa, emang dateng," kata Yeye salah satu pekerja Ko Tang menjelaskan.

Ko Tang sudah ada sejak tahun 1936 dan tidak pernah berpindah tempat. Ko Tang menjadi tempat pangkas rambut tertua yang ada di Glodok. Lokasinya selalu sama, di Gang Gloria kawasan Glodok Jakarta. "Cuman direnovasi dikit," kata Yeye.

Hal menarik lainnya dari Ko Tang adalah usia pekerjanya ini sudah tak lagi muda bahkan tergolong usia senja. Para pekerjanya sudah berusia 50 tahun ke atas. Wajah yang sudah dipenuhi keriput ternyata tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus bekerja dan mencari nafkah.

Orang-orang yang bekerja di Ko Tang bukan orang-orang baru yang bekerja baru dalam hitungan tahun pada sang pemilik barbershop, ko Iwan. Rata-rata sudah bekerja di Ko Tang dalam kurun waktu yang lama.

"Ada yang 40 tahun, ada yang 30 tahun," kata Yeye menjelaskan mengenai berapa lama rata-rata pekerja yang sudah bekerja di ko Tang. Yeye sendiri sudah bekerja dengan ko Iwan sang pemilik selama 15 tahun. Hal ini membuat Yeye tergolong karyawan 'baru' di Ko Tang. Ko Iwan yang memiliki barbershop Ko Tang sendiri diketahui sudah berusia di atas 60 tahun.

Berbeda dengan salon atau pangkas rambut lain, Ko Tang tidak menyediakan model rambut yang bisa dipilih orang yang datang. "Disini gak ada model rambut, model rapi doang," ujar Yeye.

Sehingga orang yang datang tidak akan mendapati gambar-gambar model rambut seperti di tempat pada umumnya karena pada dasarnya Ko Tang hanya akan mencukur rambut agar terlihat lebih rapi.

Ko Tang sendiri buka mulai dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore setiap harinya. Selama berdiri, ko Tang menjadi tempat cukur yang ramai didatangi. Setiap orang yang ingin mencukur rambut perlu menyiapkan uang berkisar  Rp100ribu atau lebih.

Barbershop paling tua di Glodok ini memiliki alur yang unik untuk melayani setiap pelangganya. Begitu datang pelanggan akan langsung cukur rambut, lalu setelah itu di wajah seperti jenggot dan kumis. Dilanjutkan dengan  korek kuping, dan terakhir cuci rambut.

Cuci rambut tidak dilakukan seperti di salon pada umumnya, karena pelanggan yang datang harus menunduk untuk dicuci rambutnya. Selain itu ko Tang juga bisa melakukan pemijatan pada pelanggan yang memang meminta dipijat.

Kira-kira abis cukur rambut di sini apakah anda akan naik jabatan juga tidak ya?

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga