Kenali Makna Kesehatan Keriput di Kening

Kenali Makna Kesehatan Keriput di Kening

Covesia.com - Keriput di kening lumrah dialami oleh semua orang, meski biasanya terjadi saat  memasuki usia paruh baya. Tak sedikit pula yang memilikinya bahkan sejak masih muda.

Namun anda sebaiknya lebih waspada, terutama jika mendapati kerutan pada usia muda. Pasalnya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kondisi ini bisa saja lebih dari sekadar tanda penuaan dini.

Disinyalir, kerut tertentu, khususnya pada kening, menandakan risiko penyakit jantung. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Dilansir Livescience.com, simak penjelasannya sebagai berikut.

Penelitian tentang keriput di kening

Sebuah studi di Prancis menemukan, orang-orang yang dahinya berkeriput dalam dan banyak yang melebihi usia mereka lebih mungkin untuk meninggal karena penyakit jantung. Kondisi tersebut jika dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kerutan di kening.

Peneliti mengatakan jika temuan mereka ditajamkan dengan penelitian tambahan, bukan tak mungkin bahwa kerutan dahi bisa menjadi cara mudah dan terjangkau untuk membantu mengidentifikasi orang yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung.

Meski demikian, studi tersebut hanya menemukan hubungan antara kerutan dahi dan peningkatan risiko penyakit jantung. Dengan begitu, temuan itu tidak berarti bahwa kerutan pasti menunjukkan penyakit jantung.

Para peneliti juga menekankan bahwa melihat kerutan kening saja belum mampu menggantikan pemeriksaan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol secara tradisional. Namun setidaknya, lewat kerutan di kening, ini bisa menjadi alarm atas kondisi kesehatan jantung seseorang.

Lalu, mengapa keriput di kening bisa berhubungan dengan penyakit jantung? Menurut Dr. Gregg Fonarow, profesor kesehatan kardiovaskular dari University of California, LA, yang tidak terlibat dalam studi, “Beberapa faktor yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit dapat berkontribusi terhadap penuaan dini pada arteri.”

Meminimalkan keriput dan mengelola kesehatan

Bicara soal keriput di kening, tentu tak ada yang mau mengalaminya di usia yang masih muda. Karena itu, jagalah kesehatan tubuh anda dengan melakukan pola hidup sehat secara konsisten. Anda dapat menerapkan anjuran dr. Dyan Mega Inderawati dikutip covesia.com dari KlikDokter berikut ini:

Memakai tabir surya

Tahukah anda, sinar ultraviolet yang dipancarkan matahari adalah salah satu faktor risiko munculnya kerutan lebih dini? “Sinar ini dapat merusak struktur kolagen dan menurunkan kekenyalan kulit,” kata dr. Dyan.

Sebisa mungkin hindari beraktivitas di luar ruangan ketika sinar matahari sudah sangat terik. Selain itu, selalu oleskan krim tabir surya sebelum anda mulai berkegiatan, baik di luar ruangan maupun kegiatan dalam ruangan yang banyak mendapatkan cahaya matahari.

Banyak makan sayur dan buah

Nutrisi, termasuk vitamin A, C, dan E, memegang kunci penting dalam menjaga cerah, lembap, dan kenyalnya kulit. Ketiga vitamin tersebut juga dapat menangkal kerusakan dan proses penuaan pada kulit.

Pastikan anda mendapat vitamin yang cukup dari sayur dan buah-buahan. Sayuran hijau dan buah yang berwarna jingga-merah, seperti jeruk dan pepaya, adalah contoh asupan yang kaya akan vitamin tersebut.

Cukup minum air putih

Bukan rahasia lagi, air putih adalah jurus jitu untuk menjaga elastisitas dan kesehatan kulit mengingat 60% tubuh anda terdiri atas air. Bila asupan air tidak mencukupi, tubuh akan mengambil cadangan air di jaringan, termasuk di kulit. Akibatnya, kulit akan menjadi kusam dan keriput.

“Bawa sebotol air putih ke mana pun anda pergi. Pastikan minum setidaknya 2 liter air setiap harinya,” kata dr. Dyan.

Keriput di kening dan bagian tubuh lainnya dapat dicegah dan diminimalkan dengan gaya hidup sehat. Selain mengikuti tiga tips tersebut, anda juga harus istirahat yang cukup serta rajin olahraga. 

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga