Wabah Kolera Renggut Belasan Jiwa di Nigeria, Hampir Seribu Orang Terdampak

Wabah Kolera Renggut Belasan Jiwa di Nigeria Hampir Seribu Orang Terdampak Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Wabah kolera telah merenggut 13 nyawa di wilayah Maradi di Niger selatan, yang merupakan rumah bagi ibu kota ekonomi Niger, kata PBB pada Sabtu (11/08).

Hampir 1.000 orang, sebagian di antaranya anak-anak, terdampak kolera, yang pertama kali dideteksi lebih dari satu bulan lalu, kata Badan Koordinasi Bantuan Kemanusiaan PBB (Office for the Coordination of Humanitarian Aid/OCHA).

Sedikitnya 50 kasus dideteksi di kota Maradi itu sendiri, kata OCHA.

Tiga kasus pertama dibawa ke rumah sakit di N'Yelwa pada awal Juli, dengan jumlah yang meningkat menjadi 993 kasus pada 7 Agustus, lapor OCHA. Angka tersebut mencakup 13 kematian.

Namun, Menteri Kesehatan Niger Iliassou Mainassara mengatakan kepada media lokal bahwa respons cepat pemerintah membantu “mengendalikan” wabah kolera, bersama bantuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), UNICEF dan Doctors Without Borders (Medecins Sans Frontieres/MSF).

“Situasinya sudah terkendali dan pengawasan sedang ditingkatkan,” kata Mainassara, yang mengunjungi Madarounfa, area terdampak paling parah oleh wabah tersebut. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga