Masih Banyak Penolakan, Dinkes Pessel Tetap Lakukan Imunisasi MR

Masih Banyak Penolakan Dinkes Pessel Tetap Lakukan Imunisasi MR Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Dinas Kesehatan, Kebupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) tetap melaksanakan imunisasi Measles dan Rubelle (MR) bagi anak berumur 9 bulan sampai umur 15 tahun di daerah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Pessel Satria Wibawa mengatakan, pihaknya akan tetap melaksanakan imunisasi pada masyarakat, meski dibeberapa daerah lain mendapatkan penolakkan.

"Ketika melakukan imunisasi MR kita tidak akan memaksakan. Tapi kita akan terus melaksanakannya bagi mereka yang menginginkan," ungkapnya saat dihubungi Covesia.com melalui via telefon Jumaat (10/8/2018).

Dikatakannya, pihak dinkes akan melakukan imunisasi melalui sosialisasi dengan semaksimal mungkin. Dan sosialisasi sudah dilakukan di beberapa kecamatan salah satunya di kecamatan lengayang. 

"Saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa imunisasi itu sangat penting. Ternyata banyak dari orang tua yang merekomendasikan anak-anaknya untuk melakukan imunisasi," terangnya

Lebih lanjut dikatakannya, supaya imunisasi merata dilakukan disetiap kecamatan yang ada di Pessel. Pihaknya akan menggelar rapat dengan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pessel supaya imunisasi dapat dilaksanakan di daerah tersebut.

"Sebab, imunisasi sangat penting dilakukan. Karna dengan imunisasi dapat melindungi anak dari bahaya penyakit campak dan rubella," jelasnya.

Menurutnya, vaksin MR telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari Badan POM serta telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia.

"Memang ketika melakukan suntikkan imunisasi. Akan merasakan demam ringan, ruam merah, bengkak ringan, dan nyeri, tapi itu adalah reaksi normal dan akan menghilang selang dua sampai tiga hari," pungkasnya.

Kontributor Pessel: Indrayen


Berita Terkait

Baca Juga