23 Orang Pelajar asal Sumbar ikuti Pertukaran Pelajar dalam Program SMN ke Makasar

23 Orang Pelajar asal Sumbar ikuti Pertukaran Pelajar dalam Program SMN ke Makasar Arviyan Arifin, Direktur Utama, PT Bukit Asam, Tbk saat pemasangan atribut 'Siswa Mengenal Nusantara' (SMN) di Auditorium Gebernuran Sumbar, Jum'at (10/8/2018) (Foto: Humas)

Covesia.com - Sekitar 23 orang pelajar dari SMA dan SMK yang ada dari setiap kabupaten/kota di Sumatera Barat ikuti pertukaran pelajar ke Makasar, Sulawesi Selatan, pada program 'Siswa Mengenal Nusantara' (SMN), Jum’at (10/8/2018).

Arviyan Arifin, Direktur Utama, PT Bukit Asam, Tbk di Padang, Jum’at (10/8/2018) mengatakan, 23 siswa yang mengikuti program ini merupakan putra-putri terbaik dari masing-masing kabupaten dan kota yang ada di Sumbar, yang digagas Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Kalau di Sumbar, program ini dijalankan oleh PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), yang diikuti oleh 20 orang siswa dan siswi perwakilan dari seluruh kabupaten di Sumbar,  3 orang diantaranya pelajar disabilitas, kemudiaan juga diikuti oleh dua orang guru pendamping,” sebut Arviyan. 

Leih lanjut Arviyan mengatakan, Nantinya disana, seluruh siswa yang diterbangkan ke Sulawesi Selatan akan dikenalkan dengan budaya, adat, dan wawasan kebangsaan yang ada di daerah itu. Begitu juga sebaliknya, siswa asal Sulsel yang ada di Sumbar ini juga akan mendapat perlakuan serupa. 

“Semoga setelah dari megikuti program ini, menjadi kegiatan positif dan inspiratif bagi mereka dan bisa menyebarkan kepada yang lain yang belum berkesempatan dalam mengikuti program SMN tersebut,” jelasnya.

Program Siswa Mengenal Nusantara merupakan bagian dari implementasi slogan 'BUMN Hadir untuk Negeri'. Sejumlah BUMN ditunjuk pemerintah untuk menjalankan program SMN di berbagai daerah di Indonesia. Harapannya, siswa di Indonesia semakin mengenal lebih dekat keberagaman yang ada di Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, mengungkapkan, untuk seleksi 23 orang pelajar ini sebelumnya dilakukan di level kabupaten/kota. Seleksi tak hanya menyasar sekolah reguler, namun juga sekolah bagi siswa berkebutuhan khusus. Hasilnya, ada 3 siswa berkebutuhan khusus yang ikut program 'Siswa Mengenal Nusantara' tersebut.

"Besok yang dari Sumbar terbang ke Sulsel. Lusanya, yang dari Makassar tiba di sini. Mereka akan dikenalkan dengan budaya dan wawasan Sumbar," kata Irwan setelah pelepasan 23 siswa di auditorium gubernuran, Jum’at. 

(don)




Berita Terkait

Baca Juga